<mods:mods xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" version="3.3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3"><mods:titleInfo><mods:title>Pengaruh Penggunaan Media Komik terhadap Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Kewarganegaraan di Kelas VIII SMP Negeri 2 Bukittinggi</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Dicky Arvi</mods:namePart><mods:namePart type="family">Ryandi</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya hasil belajar siswa khususnya pada proses pembelajaran Kewarganegaraan, ditemukan bahwa pembelajaran Kewarganegaraan masih berorientasi pada guru tidak pada siswa. Guru hanya menggunakan metode ceramah dalam mengajarkan pelajaran di kelas tampa menggunakan media dan alat bantu. Ini menyebabkan siswa kurang aktif, hasil belajar rendah. Melihat hal tersebut maka dapat dirumuskan masalah dalam penelitian ini yaitu apakah penggunaan Media komik memberikan pengaruh yang signifikan terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran kewarganegaraan di kelas VIII SMP Negeri 2 bukittinggi. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh penggunaan Media Komik pada mata pelajaran Kewarganegaraan terhadap hasil belajar siswa di kelas VIII SMP Negeri 2 Bukittinggi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian quasy eksperimen. Untuk melihat pengaruh penggunaan Media komik terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran kewarganegaraan. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Bukittinggi yang terdaftar pada tahun ajaran 2013 / 2014. Teknik penentuan sampel adalah purposive sampling yaitu kelas VIII 5 sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII 7 sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data menggunakan tes hasil belajar, dan alat pengumpul data yaitu lembar tes. Analisis data menggunakan t-test setelah dilakukan uji normalitas dan uji homogenitas terhadap data tersebut. Dari hasil penelitian di peroleh nilai rata-rata siswa yang menggunakan Media Komik adalah 80,52 lebih tinggi dari pembelajaran yang tidak menggunakan Media Komik yaitu 69,62. Hasil uji t hitung &gt; t tabel , yaitu 5,6176 &gt; 1,90, menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara kedua kelas tersebut. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan menggunakan Media Komik dengan materi pelajaran Menjelaskan Pancasila sebagai dasar negara dan ideologi negara lebih efektif jika dibandingkan dengan hasil belajar siswa yang tidak menggunakan Media Komik di SMPN 2 Bukittinggi pada taraf kepercayaan 95%.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">L Education (General)</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8601">2014-07</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas Negeri Padang;Kurikulum Teknologi Pendidikan FIP UNP</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>