%A Arwana Gusli %I Universitas Negeri Padang %T Pengembangan Modul Pembelajaran Biologi Bernuansa Kontekstual pada Materi Klasifikasi Makhluk Hidup untuk Siswa SMP Kelas VII. %D 2013 %K MODUL PEMBELAJARAN BIOLOGI, KLASIFIKASI MAKHLUK HIDUP %L repounp44455 %X Bahan ajar merupakan bagian yang penting dalam pelaksanaan pembelajaran di sekolah. Agar proses pembelajaran dapat berjalan efektif dan bisa membantu siswa belajar mandiri, guru harus memiliki keterampilan dalam membuat dan mengembangkan bahan ajar. Salah satu bahan ajar yang dapat dibuat dan dikembangkan guru adalah modul. Guru sebaiknya menggunakan modul sebagai bahan ajar untuk membantu kelancaran proses pembelajaran. Namun, dari hasil pengamatan penulis di beberapa SMP di Kota Padang, hal ini belum dapat terwujud dengan baik terutama untuk materi klasifikasi makhluk hidup. Untuk itu perlu dikembangkan modul pembelajaran bernuansa kontekstual yang dapat membantu siswa belajar mandiri dan dapat menarik minat siswa dalam pembelajaran, sehingga materi yang dipelajari mudah dipahami, karena siswa tidak hanya membaca kalimat yang bisa menimbulkan kerancuan, tetapi langsung diberikan gambar yang sesuai dan kontekstual. Berdasarkan hal tersebut telah dilakukan penelitian yang bertujuan untuk menghasilkan modul bernuansa kontekstual pada materi klasifikasi makhluk hidup, yang valid dan praktis. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan dengan menggunakan 4- D models yang telah dimodifikasi terdiri dari 4 tahap yaitu, define, design, develop dan disseminate, namun tahap disseminate tidak dilakukan. Tahap define terdiri dari analisis kurikulum yaitu KTSP dan analisis siswa. Pada tahap design dilakukan perancangan modul bernuansa kontekstual. Pada tahap develop dilakukan uji validitas oleh validator (2 orang dosen biologi dan 4 orang guru biologi SMP) dan uji praktikalitas oleh 1 orang guru biologi dan 24 orang siswa kelas VII. Data ini dianalisis dengan analisis deskriptif. Hasil uji validitas modul oleh validator menunjukkan bahwa modul ini sangat valid dengan nilai validitas 94,46% ditinjau dari aspek kelayakan isi, kebahasaan, penyajian dan kegrafikan. Hasil uji praktikalitas modul oleh guru menunjukkan bahwa modul ini sangat praktis dengan nilai praktikalitas 92,74% dan praktikalitas modul oleh siswa menunjukkan modul ini praktis dengan nilai praktikalitas 87,1%. Hal ini menunjukkan bahwa modul bernuansa kontekstual pada materi klasifikasi makhluk hidup yang dihasilkan sudah valid dan praktis sehingga dapat digunakan untuk pembelajaran biologi di SMP kelas VII.