TY - UNPB N1 - Unpublished UR - https://repository.unp.ac.id/id/eprint/44416/ ID - repounp44416 M1 - Skripsi Y1 - 2017/12/27/ PB - Universitas Negeri Padang AV - public A1 - Siswana, Rifi N2 - Pengetahuan yang dimiliki peserta didik dapat diperoleh melalui pengalaman sehari-hari maupun dalam kegiatan pembelajaran. Suatu pembelajaran dikatakan berhasil ketika siswa dapat memahami konsep-konsep yang dipelajari. Materi fotosintesis pada pembelajaran IPA merupakan materi yang memiliki banyak konsep sehingga berpeluang mengalami miskonsepsi. Tafsiran siswa terhadap suatu konsep kadang tidak sesuai dengan konsepsi ilmiah. Keadaan tersebut memungkinkan terjadinya miskonsepsi pada siswa. Miskonsepsi yang terjadi pada siswa, sebelum diperbaiki harus diidentifikasi terlebih dahulu. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang hanya mengungkapkan dan menggambarkan miskonsepsi yang terjadi pada siswa tentang materi fotosintesis. Penelitian ini dilakukan di SMPN 7 Padang. Teknik yang digunakan adalah tes diagnostik Two Tier Multiple Choice. Penggunaan tes diagnostik Two Tier Multiple Choice efektif digunakan untuk mengidentifikasi miskonsepsi siswa karena dapat mengukur jenjang kemampuan berpikir tingkat tinggi, penskoran mudah, cepat dan objektif, serta peluang siswa dalam menebak jawaban lebih sedikit. Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui miskonsepsi tertinggi adalah pada submateri faktor yang mempengaruhi proses fotosintesis sebesar 43,38%, organ tumbuhan tempat berlangsungnya fotosintesis sebesar 42,64%, proses fotosintesis 40,29%, percobaan fotosintesis sebesar 39,21% dan organisme yang dapat melakukan fotosintesis sebesar 38,97%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat miskonsepsi pada siswa kelas IX SMPN 7 Padang tentang materi fotosintesis dengan persentase yang bervariasi. TI - Identifikasi Miskonsepsi Materi Fotosintesis pada Siswa Kelas IX SMPN 7 Padang Menggunakan Tes Diagnostik Two Tier Multiple Choice ER -