%0 Thesis %9 Bachelor/Skripsi %A Syafutra, Satria %A Universitas Negeri Padang, %B Ilmu Sosial Politik FIS UNP %D 2017 %F repounp:44376 %I Universitas Negeri Padang %T Eksistensi Budaya Melayu Jambi dalam Tradisi Perkawinan di Desa Merbau, Kecamatan Mendahara Kabupaten Tanjung Timur Jabung Timur %U https://repository.unp.ac.id/id/eprint/44376/ %X Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya mengetahui eksistensi budaya Melayu Jambi dalam tradisi perkawinan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui masih atau tidak dipakainya Tradisi Melayu jambi dalam prosesi perkawinan didalam masyarakat Desa Merbau dan kenapa masyarakat sudah tidak menggunakan Adat Melayu dalam prosesi perkawinan untuk mengetahui faktor penyebab tidak dipakainya Adat Melayu Jambi dalam prosesi perkawinan. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan metode deskriptif. Pemilihan informan dilakukan dengan teknik purposive sampling. Jenis data terdiri dari data primer dan data sekunder, dikumpulkan melalui observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Uji keabsahan data menggunakan triangulasi. Teknik analisis data melalui cara pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa didalam masyarakat Desa Merbau dalam prosesi perkawinan tidak dipakainya lagi Adat Melayu, namun menggunakan Adat Bugis dalam perkawinan mereka. Adapun penyebab dari tidak dipakainya Budaya Melayu yang merupakan adat asli masyarakat Desa merbau dikarenakan, penduduk Bugis yang mendominasi, masyarakat sudah terbiasa dengan tata aturan dari masyarakat Bugis, dan pendidikan masyarakat yang rendah yang mengakibatkan mereka berpenghasilan rendah sehingga mereka memilih Adat Bugis dalam perkawinan mereka. Selain itu generasi muda masyarakat Desa Merbau juga sudah terbiasa dengan tata aturan Adat Bugis dalam keseharian mereka dan mereka tidak mengetahui lagi bagaimana Adat Melayu Jambi dalam kehidupan mereka