TY - THES UR - https://repository.unp.ac.id/id/eprint/44359/ KW - MANAJEMAN PELATIHAN KW - KERJA INDUSTRI ID - repounp44359 M1 - Skripsi Y1 - 2014/// PB - Universitas Negeri Padang AV - public A1 - Budianto, Arie Putra N2 - Penelitian ini dilatar belakangi oleh masih rendahnya kualitas sumber daya manusia Indonesia, khususnya lulusan para pencari kerja. Akibatnya terjadi persaingan yang sangat ketat dalam mencari pekerjaan. Para pencari kerja yang tidak mempunyai ketrampilan sudah pasti akan kalah bersaing. Untuk itu sangat diperlukan untuk menciptakan tenaga kerja yang siap terjun langsung ke dunia kerja, salah satunya melalui Balai Latihan Kerja Industri (BLKI). Dalam rangka meningkatkan mutu lulusan BLKI yang siap kerja, tentunya tidak lepas dari manajemen pendidikan yang di terapkan di BLKI. Fokus penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan menajemen pelatihan pada BLKI Kota Padang dalam meningkatkan kualitas lulusan. Metode yang digunakan penelitian ini adalah pendekatan kualitatif deskriptif yang bertujuan mendeskripsikan fakta dan gejala yang terjadi dalam menerapkan manajeman pelatihan. Penelitian dilakukan di Balai Latihan Kerja Industri (BLKI) Padang pada 19 September ? 5 November 2013. Informan penelitian yaitu Pengelola/Penyelenggara, Kasi Pengembangan dan Pemberdayaan, Kasi Pemasaran dan Informasi, Instruktur dan Peserta/Siswa Pelatihan BLKI Padang yang memiliki kapasitas dan dapat memberikan informasi yang akurat. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Analisis data menggunakan model interaktif dari Miles dan Huberman melalui 3 tahapan yaitu : reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan menajemen pelatihan pada BLKI Kota Padang selain mengutamakan sistem pelatihan yang memprioritaskan kualitas SDM Calon Tenaga Kerja dan kualitas metode pelatihan juga memperhatikan sifat akomodatif berupa penyediaan fasilitas pendukung proses pelatihan kerja dan bahan ajar yang diberikan menyesuaikan dengan kebutuhan pasar kerja yang semakin berkembang. Kendala-kendala yang dihadapi masih kurangnya penyediaan fasilitas pendukung latihan kerja, masih rendahnya koordinasi dan kerjasama dengan instansi/perusahaan, kemampuan instruktur kurang didukung oleh pembaharuan skill di bidang masing-masing dan masih kurangnya jumlah instruktur yang menangani pelatihan. Upaya-upaya yang ditempuh antara lain mengajukan permohonan bantuan pemerintah baik pengadaan alat-alat baru dan renovasi bangunan gedung kepada pusat, mengembangkan kerjasama dengan instansi.perusahaan-perusahaan penerima kerja agar tercipta iklim kondusif peningkatan kualitas instruktur yang belum mendapatkan banyak diklat, menambah kuantĂ­tas jumlah instruktur agar pelaksanaan pelatihan dapat berjalan secara efisien dan peremajaan instruktur. TI - Penerapan Manajeman Pelatihan pada Balai Latihan Kerja Industri (BLKI) Padang dalam Peningkatan Kualitas Lulusan. ER -