<mods:mods xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" version="3.3" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>Pengaruh Model Pembelajaran Thinking Aloud Pair&#13;
Problem Solving (TAPPS) terhadap Keterampilan&#13;
Berpikir Kritis Peserta Didik pada Pembelajaran&#13;
Biologi di SMAN 7 Tebo</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Windi</mods:namePart><mods:namePart type="family">Febriatika</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Perkembangan IPTEK yang sangat pesat pada abad 21 mampu&#13;
menghilangkan batas antarnegara untuk saling bersaing. Hal ini mengharuskan&#13;
setiap individu untuk menggunakan segala kemampuan dan pemikiran untuk&#13;
dapat bersaing. Salah satu keterampilan yang harus dimiliki untuk melewati&#13;
tantangan abad 21 adalah keterampilan berpikir kritis. Keterampilan berpikir kritis&#13;
penting untuk dikuasai peserta didik agar lebih terampil dalam membuat argumen,&#13;
mempertimbangkan kredibilitas sumber, membuat keputusan dan&#13;
mempertimbangkan hasilnya. Oleh karena itu, sangat penting bagi guru untuk&#13;
melatih keterampilan berpikir kritis peserta didik pada proses pembelajaran. Hasil&#13;
uji pendahuluan di SMAN 7 Tebo menunjukkan bahwa keterampilan berpikir&#13;
kritis peserta didik masih rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui&#13;
pengaruh penerapan model pembelajaran Thinking Aloud Pair Problem Solving&#13;
(TAPPS) terhadap keterampilan berpikir peserta didik di SMAN 7 Tebo.&#13;
Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan rancangan&#13;
Randomized Pretest-Posttest Control Group Designed dengan populasi seluruh&#13;
kelas X MIPA di SMAN 7 Tebo. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik&#13;
purposive sampling, yang terpilih sebagai kelas eksperimen adalah kelas X MIPA&#13;
1 dan kelas kontrol adalah X MIPA 2. Instrumen yang digunakan pada penelitian&#13;
ini adalah soal pretest-posttest dalam bentuk esai. Perlakuan pada kelas&#13;
eksperimen adalah penerapan model Thinking Aloud Pair Problem Solving&#13;
(TAPPS) sedangkan pada kelas kontrol menggunakan model pembelajaran&#13;
langsung.&#13;
Berdasarkan hasil uji One-Way ANCOVA menujukkan bahwa nilai&#13;
signifikansi (p) data tersebut adalah 0,000&lt;0,05. Hal ini menunjukkan bahwa&#13;
terdapat perbedaan signifikan keterampilan berpikir kritis antara kelas eksperimen&#13;
dan kelas kontrol dengan mengontrol keterampilan berpikir kritis awal peserta&#13;
didik. Berdasarkan hasil penelitian, disimpulkan bahwa penerapan model&#13;
pembelajaran TAPPS berpengaruh positif berarti terhadap peningkatan&#13;
keterampilan berpikir kritis peserta didik di SMAN 7 Tebo</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">LC Special aspects of education</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8601">2021-02</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas Negeri Padang;Pendidikan Biologi FMIPA UNP</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>