@phdthesis{repounp44215, month = {January}, school = {Universitas Negeri Padang}, year = {2012}, title = {Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Creative Problem Solving (CPS) dengan Menggunakan LKS terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas VII dalam Mata Pelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi di SMP N 2 Payakumbuh}, author = {Putra, Adika}, url = {https://repository.unp.ac.id/id/eprint/44215/}, abstract = {Berdasarkan penelitian penulis ke SMP N 2 Payakumbuh terdapat berbagai permasalahan dalam kegiatan PBM pada mata pelajaran Teknologi Informasi Dan Komunikasi yang muncul karena kurangnya keaktifan dari diri siswa sendiri atau mungkin siswa jenuh dengan strategi yang dipakai oleh guru selama ini. Penggunaan model yang monoton dapat mempengaruhi motivasi siswa untuk belajar Teknologi Informasi dan Komunikasi, akibatnya hasil belajar siswa masih rendah. Dalam mengatasi hal tersebut maka digunakanlah metode pembelajaran yang diterapkan adalah model pembelajaran Creative Problem Solving ( CPS ) dengan menggunakan LKS. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh penerapan model pembelajaran Creative Problem Solving (CPS) dengan menggunakan LKS terhadap hasil belajar siswa kelas VII dalam mata pelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi. Penelitian ini berbentuk kuantitatif dengan pendekatan quasy eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII di SMP N 2 Payakumbuh yang terdaftar tahun pelajaran 2010 / 2011 yang terdiri dari 7 kelas yaitu kelas VII.1- VII.7. Dalam penelitian ini penarikan sampel dilakukan dengan teknik Purposive Sampling terhadap siswa kelas VII di SMP Negeri 2 Payakumbuh.Teknik pengumpulan data digunakan tes, berupa soal objektif sebanyak 40 butir soal. Kemudian data diolah dengan uji perbedaan (t-test). Hasil penelitian diperoleh nilai rata-rata kelompok eksperimen yang menggunakan model pembelajaran Creative Problem Solving 71,77 dengan standar deviasi (SD) 9,074 dan nilai rata-rata kelompok kontrol yang tidak menggunakan model pembelajaran Creative Problem Solving 65,56 dengan standar deviasi (SD) 8,65. Berdasarkan perhitungan t-test diperoleh t hitung 2,713 sedangkan t-tabel untuk taraf signifikan 0,05 adalah 2,000, sehingga t-hitung lebih besar dari t-tabel. Dengan demikian dapat disimpulkan penggunaan model pembelajaran Creative Problem Solving berpengaruh terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi dikelas VII SMP N 2 Payakumbuh.} }