%A Rozi Syaputra %I Universitas Negeri Padang %T Pemanfaatan Penginderaan Jauh dalam Pemetaan Perubahan Garis Pantai di Wilayah Pesisir Kecamatan Pariaman Utara Kota Pariaman Tahun 2015-2020 %D 2021 %K PENGINDERAAN JAUH %L repounp44191 %X Kecamatan Pariaman Utara Kota Pariaman merupakan wilayah pesisir yang menghadap langsung ke Samudera Hindia, pantai Pariaman rentan mengalami perubahan garis pantai sehingga pantai ini sering terjadinya abrasi dan akresi pantai. Penelitian ini bertujuan untuk 1) mengetahui perubahan garis pantai di wilayah pesisir tahun 2015 dan 2020. 2) mengetahui luas perubahan garis pantai di wilayah pesisir tahun 2015 dan 2020. Dalam menganalisis perubahan garis pantai dilakukan dengan metode Digital Shoreline Analysis System (DSAS) yaitu menggunakan Net Shoreline Movement (NSM) dan End Point Rate (EPR). Metode untuk menghitung luas perubahan garis pantai yaitu overlay kemudian dihitung melalui calculate geometry dengan satuan luas hektar(ha). Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Laju perubahan garis pantai berupa abrasi pada tahun 2015 - 2020 mencapai 2.03 m/th dengan rata rata jarak perubahan garis pantai abrasi yaitu 8.97 m/th sementara laju perubahan garis pantai berupa akresi yang terjadi sebesar 0,32 m/th dengan rata rata jarak perubahan garis pantai akresi 0.87 m/th. 2) Luas seluruh perubahan garis pantai abrasi tahun 2015-2020 yaitu 19 ha, dengan rata rata perubahan luas abrasi yaitu 0.13 ha/th. Sedangkan Luas seluruh akresi yaitu 1.9 ha, dengan rata rata perubahan luas akresi yaitu 0.3 ha/th.