@phdthesis{repounp44183, school = {Universitas Negeri Padang}, year = {2014}, title = {Kearifan Lokal Anak Nagari Talang dalam Pemeliharaan Hutan}, author = {Sari, Sherly Mega}, abstract = {Penelitian ini mengkaji tentang Kearifan Lokal Anak Nagari Talang dalam Pemeliharaan Hutan. Permasalahan yang penulis angkat adalah bagaimana Anak Nagari Talang tetap mempertahankan kearifan lokal yang sudah diwarisi sejak dahulunya untuk menjaga keseimbangan kondisi hutannya. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan Kearifan Lokal Anak Nagari Talang mengenai Pemeliharaan Hutan. Penelitian ini menggunakan metode sejarah, yang meliputi heuristik, kritik sumber, analisis, sintesis dan interpretasi serta historiografi (penulisan sejarah). Pertama, penulis mengumpulkan semua data yang berhubungan dengan objek penelitian dengan menggunakan dua jenis data, yaitu data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh melalui wawancara dengan narasumber dan pihak terkait lainnya, sedangkan data sekunder diperoleh melalui studi kepustakaan (library research). Kedua, dilakukan kritik sumber terhadap data yang telah diperoleh. Ketiga, menganalisis, sintesis dan interpretasi data. Keempat, penulis memaparkan hasil penelitian dalam bentuk sebuah karya ilmiah berupa skripsi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Anak Nagari Talang tetap mempertahankan nilai-nilai lokal dalam menjaga hutan. Nagari Talang sebagai bagian dari wilayah rantau masih erat dengan Kebudayaan Minangkabau. Anak Nagari Talang dalam menjaga lingkungan berpegang dan berpedoman pada adat dan falsafah Minangkabau. Keberadaan hutan Nagari Talang telah terjaga oleh adat, dimana kepemilikan hutan berdasarkan ulayat kaum dan ulayat nagari. Kepemilikan berdasarkan hukum adat tersebut mempertegas hutan tidak bisa di garap dengan mudah. Selain itu, kebiasan Anak nagari Talang dalam kehidupan sehari-hari yang mempercayai larangan dan mitos-mitos yang berkembang dalam masyarakat ikut andil dalam menjaga hutan Nagari Talang. Mitos itu berupa adanya Hikayat Talang, Satwa Keramat atau Gaib, Sungai Janiah dan Timbulun serta Angku Balinduang yang dianggap keramat oleh Anak Nagari Talang. Adanya nilai-nilai lokal yang telah diwarisi dari leluhur oleh Anak Nagari secara lisan, tertanam secara bersama dan menjadi ingatan kolektif bahwa menjaga hutan itu sangat penting. Hutan memiliki makna penting bagi Anak Nagari Talang selain untuk keberlangsungan hidup sehari-hari secara ekonomi, hutan juga memiliki fungsi perlindungan terhadap Nagari Talangdari bencana alam karena hutan nagari terletak di pinggang gunung.}, url = {https://repository.unp.ac.id/id/eprint/44183/} }