<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>Hubungan Keterampilan Membaca Kritis dengan&#13;
Keterampilan Menulis Argumentasi Siswa Kelas XI&#13;
SMA Negeri 12 Padang</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Najmi</mods:namePart><mods:namePart type="family">Hayati</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Penelitian ini dilakukan untuk mendeskripsikan tentang hubungan&#13;
keterampilan membaca kritis dengan keterampilan menulis argumentasi siswa&#13;
kelas XI SMA Negeri 12 Padang. Kerangka teori yang digunakan dalam&#13;
penelitian ini adalah (1) tulisan argumentasi, (2) membaca kritis, dan (3)&#13;
hubungan keterampilan membaca kritis dengan menulis argumentasi. Penelitian&#13;
ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode deskriptif. Populasi penelitian&#13;
ini adalah siswa kelas XI SMA Negeri 12 Padang yang terdaftar pada tahun ajaran&#13;
2011/2012. Jumlah siswa kelas XI yang terdaftar pada tahun ajaran tersebut&#13;
adalah 183 siswa yang tersebar dalam enam kelas. Pengambilan sampel pada&#13;
penelitian ini menggunakanteknik proportional random sampling atau penarikan&#13;
sampel berdasarkan proporsi jumlah siswa per kelas. Jumlah sampel pada&#13;
penelitian ini 30 siswa yang diambil dari 15% jumlah keseluruhan populasi.&#13;
Instrumen penelitian ini berupa tes objektif untuk mengukur keterampilan&#13;
membaca kritis siswa, dan tes menulis untuk mengukur keterampilan menulis&#13;
argumentasi. Selanjutnya, data yang diperoleh dari penelitian tersebut dianalisis&#13;
dengan langkah-langkah sebagai berikut. Pertama, mengoreksi hasil tes&#13;
keterampilan membaca kritis dan keterampilan menulis argumentasi. Kedua,&#13;
mengubah skor mentah tes objektif dan tes tertulis menjadi nilai. Ketiga,&#13;
menentukan rata-rata hitung dari masing-masing tes. Keempat, mengelompokkan&#13;
nilai tes siswa berdasarkan konversi skala 10. Kelima, mengklasifikasikan nilai&#13;
kedalam tabel. Keenam, membuat histogram dari masing-masing hasil tes.&#13;
Ketujuh, mengorelasikan kedua variabel penelitian. Kedelapan, pengujian&#13;
hipotesis. Kesembilan, pembahasan dan kesimpulan hasil analisis data.&#13;
Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan tiga hal berikut. Pertama, tingkat&#13;
keterampilan membaca kritis siswa kelas XI SMA Negeri 12 Padang tergolong&#13;
cukup (63,16). Kedua, tingkat keterampilan menulis argumentasi siswa kelas XI&#13;
SMA Negeri 12 Padang tergolong kualifikasi lebih cukup (72,5). Ketiga, terdapat&#13;
hubungan positif yang signifikan antara keterampilan membaca kritis dengan&#13;
keterampilan menulis argumentasi siswa kelas XI SMA Negeri 12 Padang.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">LB Theory and practice of education</mods:classification><mods:classification authority="lcc">PL Languages and literatures of Eastern Asia, Africa, Oceania</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8601">2012-02-27</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas Negeri Padang;Bahasa dan Sastra Indonesia dan Daerah FBS UNP</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>