<mods:mods xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" version="3.3" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>Pengaruh Penambahan Bahan Pembentuk Gel terhadap&#13;
 Kualitas Bakso Ikan Nila Utuh</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Nadira</mods:namePart><mods:namePart type="family">Suhailla</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Bakso merupakan produk pangan berbahan daging yang ditambahkan&#13;
bumbu, dibentuk bulat, dan direbus. Umumnya bakso terbuat dari daging yang&#13;
mengandung kolestrol tinggi dan harganya yang mahal. Berdasarkan&#13;
permasalahan tersebut maka dijadikan ikan sebagai alternatif bahan dasar&#13;
pembuatan bakso. Bakso ikan nila utuh memiliki tekstur lunak dan kurang&#13;
kompak dikarenakan terdapat tulang, sisik, sirip, dan kulitnya sehingga&#13;
menyebabkan daya pembentuk gelnya menjadi rendah. Untuk itu pada adonan&#13;
basko ikan nila utuh perlu ditambahkan bahan pembentuk gel.&#13;
 Berdasarkan hal diatas penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas&#13;
bakso ikan nila utuh dengan penambahan pembentuk gel diantaranya: karagenan&#13;
(X1), glukomanan (X2), CMC (X3), dan xanthan gum (X4) sebanyak 1.5%.&#13;
Selanjutnya dilakukan uji hedonik dan sensori meliputi bentuk, warna, aroma,&#13;
tekstur, dan rasa. Jenis penelitian ini adalah eksperimen murni menggunakan&#13;
metode rancangan acak lengkap (RAL) dengan tiga kali pengulangan. Jenis data&#13;
penelitian ini ialah data primer bersumber dari 5 orang panelis. Data dianalisis&#13;
menggunakan Analisis Varian (ANAVA), jika Fhitung&gt;Ftabel maka dilanjutkan&#13;
dengan Uji Duncan.&#13;
 Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahan pembentuk gel berpengaruh&#13;
signifikan terhadap kualitas warna, tekstur kompak, tekstur kenyal, dan uji&#13;
hedonik. Skor tertinggi secara keseluruhan yaitu, bentuk 4.87 (X2) glukomanan,&#13;
warna 4.73 (X2) glukomanan, aroma 4.27 (X1) karagenan, tekstur kompak 4.73&#13;
(X1) karagenan, tekstur kenyal 4.60 (X1) karagenan, rasa 4.73 (X1) karagenan,&#13;
serta uji hedonik dengan rata – rata 4.07 diperoleh (X1) dan (X2) yaitu karagenan&#13;
dan glukomanan. Hasil terbaik dalam penelitian ini adalah penambahan&#13;
pembentuk gel yaitu (X1) karagenan.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">O Food</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8601">2022-10-26</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas Negeri Padang;Ilmu Kesejahteraan Keluarga FPP UNP</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>