%A Indah Elok Mukhlisah %I Universitas Negeri padang %T Pemetaan Potensi Pasir Besi Lepas Pantai di Ulakan Tapakis Kabupaten Padang Pariaman untuk Bahan Baku Pembuatan Semen di PT. Semen Padang %D 2017 %K PASIR BESI, PEMETAAN KUALITAS %L repounp43988 %X Kebutuhan bahan baku besi dalam industri semen dan alat berat pada tahun-tahun terakhir ini permintaannya meningkat secara tajam. Besi sebagai salah satu bahan baku utama dalam industri semen di PT. Semen Padang, keberadaannya akhir-akhir ini memiliki peranan yang sangat penting. Potensi sebarannya luas dan banyak di berbagai pulau di Indonesia, seperti di Sumatra, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, kawasan Nusatenggara, Kepulauan Maluku hingga Papua. Sejauh ini kegiatan eksplorasi dan inventarisasi berkaitan dengan endapan pasir besi tersebut belum dilakukan secara menyeluruh, dan sistimatis. Penelitian ini dilakukan di Pantai Tiram Kecamatan Ulakan Tapakis Kabupaten Padang Pariaman. Pada penelitian ini, metode yang dipakai adalah metode deskriptif yaitu metode penelitian yang mengevaluasi kondisi obyek apa adanya pada suatu keadaan yang sedang menjadi objek penelitian. Penelitian ini lebih memfokuskan kepada pemetaan potensi pasir besi secara kualitas dengan jumlah sampel sebanyak  45 titik pengambilan (deskripsi pengambilan sampel; 24 dengan pemboran dan 21 dengan sumur uji dengan ukuran 1 meter  1 meter  1 meter) dengan luas area penelitian  (1000 meter  130 meter). Setelah dianalisis maka dapat disimpulkan besarnya kandungan Fe di dalam pasir besi berbanding lurus dengan kedalamannya, hal ini dipengerahui oleh proses pengendapan/sedimentasi, yang mana pada peta potensi sebaran pasir besi terlihat jelas bahwa tempat pengendapan pasir besi tidak terlalu jauh dari bibir pantai yaitu 30 meter dari bibir pantai dengan kondisi lapisan yang berlapis-lapis karena faktor pengendapan. Nilai rata-rata kadar besi (Fe) yang diperoleh di dalam pasir besi hasil uji laboratorium secara spektrofotometri serapan atom (AAS) adalah 2,38892%. Pada pengujian ini, seluruh sampel yang dianalisis tidak memenuhi standar menurut SNI 7064 : 2014 (PT. Semen Padang) sehingga apabila dikaji secara kualitas pasir besi ini tidak memenuhi standar SNI PT. Semen Padang.