<mods:mods xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" version="3.3" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>Analisis Pengukuran Kinerja Belanja pada Laporan Realisasi Anggaran Belanja Dinas Kehutanan Provinsi Sumatera Barat</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Eriyandi Sukma</mods:namePart><mods:namePart type="family">Wiloga</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Penelitian ini bertujuan untuk&#13;
menganalisis selisih antara belanja dan anggaran serta mengetahui bagaimana&#13;
peningkatan kinerja anggaran belanja Dinas Kehutanan Provinsi Sumatera Barat.&#13;
Penelitian ini dilakukan di Dinas Kehutanan Provinsi Sumatera Barat dengan&#13;
menggunakan data primer dan data skunder yang diperoleh dari Laporan Realisasi&#13;
Anggaran Dinas Kehutanan Provinsi Sumatera Barat dan buku-buku serta&#13;
peraturan perundangan yang mengatur tentang Realisasi anggaran belanja daerah.&#13;
Data yang digunakan dalam menganalisis adalah Anggaran Belanja dan&#13;
Realisasi Belanja Dinas Kehutanan Provinsi Sumatera Barat pada tahun 2010&#13;
sampai dengan 2012. Teknis analisis yang digunakan yaitu menggunakan&#13;
pendekatan kualitatif dengan menggunakan analisis belanja yang meliputi analisis&#13;
pertumbuhan belanja, analisis keserasian belanja, analisis efesiensi belanja.&#13;
Hasil dari penelitian menunjukan bahwa : 1). Pada analisis varians terdapat&#13;
selisih belanja dengan realisasi, yang mana anggaran belanja yang terserap sebesar&#13;
88,75% dari APBD 2). Pada analisis pertumbuhan belanja tahun 2010 tingkat&#13;
pertumbuhan belanja sebesar 0,034%, tahun 2011 sebesar 0,159% dan sebesar&#13;
0,165% untuk tahun 2012. rasio pertumbuhan belanja sebesar 0,119%. 3) Pada&#13;
tahun 2010-2012 analisis keserasian belanja operasi dan belanja modal dinas&#13;
Kehutanan menunjukan rasio sebesar 0,953% untuk belanja operasi, dan 0,048%&#13;
untuk belanja modal. 4) Pada tahun 2010-2012 realisasi belanja pada analisis&#13;
efesiensi belanja Dinas Kehutanan adalah 86%. Hal ini menunjukan adanya&#13;
produktifitas dan efektifitas belanja daerah yang dilakukan oleh Dinas Kehutanan&#13;
Provinsi Sumatera Barat dari tahun 2010-2012.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">H Social Sciences (General)</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8601">2014-02</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas Negeri Padang;D3 Manajemen Perdagangan FEB UNP</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>