%0 Thesis %9 Bachelor/Skripsi %A Randa, Alfika %A Universitas Negeri Padang, %B Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan S-1 FIS UNP %D 2016 %F repounp:43942 %I Universitas Negeri Padang %K PERATURAN, TATA TERTIB SEKOLAH, KEDISIPLINAN %T Penerapan Peraturan dan Tata Tertib Sekolah dalam Meningkatkan Kedisiplinan Siswa di SMK Negeri 1 Lubuk Sikaping Kabupaten Pasaman %U https://repository.unp.ac.id/id/eprint/43942/ %X Peraturan dan tata tertib sekolah bertujuan untuk mendisiplinkan siswa, namun hal ini tidak selalu diindahkan oleh siswa selalu ada siswa yang melakukan pelanggaran disiplin. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap penerapan peraturan dan tata tertib sekolah dalam meningkatkan kedisiplinan siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif. Penelitian ini dilakukan di SMK Negeri 1 Lubuk Sikaping. Informan penelitian ini adalah Kepala Sekolah, Wakil kepala sekolah bidang kesiswaan, Pembina OSIS, Guru Bimbingan konseling, Guru PPKn, Orang Tua dan siswa-siswi yang pernah melakukan pelanggaran disiplin. Pengumpulan data dilaksanakan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Uji keabsahan data menggunakan trianggulasi. Analisis data melalui reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan: 1). Kedisiplinan siswa di SMK Negeri 1 Lubuk Sikaping memiliki kecenderungan baik, 2). Upaya yang dilakukan sekolah dalam meningkatkan kedisiplinan siswa meliputi: adanya tata tertib dalam mendisiplinkan siswa, pengawasan melekat oleh personel sekolah, dan keteladanan guru. 3). Faktor pendukung dan penghambat sekolah dalam meningkatkan kedisiplinan siswa: a. faktor pendukung : kemitraan dengan orang tua, kerjasama yang baik antar personel sekolah. b. faktor penghambat : lingkungan tempat tinggal siswa, faktor dari dalam diri dan luar siswa. Kesimpulan dan saran antara lain: untuk mengurangi pelanggaran disiplin personel sekolah harus lebih aktif dalam mendisiplinkan siswa, seharusnya sosialisai peraturan dan tata tertip sekolah tidak hanya dilakukan satu kali dalam setahun, lingkungan sekolah yang luas seharusnya bisa dimanfaatkan oleh siswa untuk melakukan kegiatan positif.