<mods:mods xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" version="3.3" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>Perbedaan Hasil Belajar Siswa Menggunakan Metode Kooperatif Tipe STAD ( Student Team Achievement Division ) dengan Pembelajaran Konvensional pada Mata Pelajaran MHP Kelas X Ketenagalistrikan di SMK Negeri 1 Padang</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Adhitya</mods:namePart><mods:namePart type="family">Sukma</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh ketuntasan belajar siswa pada mata&#13;
pelajaran Menggunakan Hasil Pengukuran (MHP) masih rendah, dan masih&#13;
terdapat siswa yang belum mencapai KKM. Ketuntasan belajar siswa kelas X&#13;
TITL yang tuntas hanya 31,25 %, dan tidak tuntas 68,75 %. Sedangkan siswa&#13;
kelas X TDTL yang tuntas hanya 45,95% dan tidak tuntas 54,05 %. Hal ini dapat&#13;
terjadi akibat siswa kurang terlibat aktif dalam proses pembelajaran. Oleh sebab&#13;
itu, perlu metode belajar yang mampu melibatkan siswa untuk memahami materi&#13;
dengan baik, agar hasil belajar MHP meningkat. Metode pembelajaran kooperatif&#13;
tipe Student Team Achievement Division (STAD) dapat diterapkan agar siswa&#13;
terlibat aktif dalam pembelajaran, dan memahami materi serta bertanggung jawab&#13;
terhadap diri sendiri juga kelompok.&#13;
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengungkapkan perbedaan hasil belajar&#13;
siswa terhadap penggunaan metode kooperatif tipe STAD dengan pembelajaran&#13;
konvensional pada mata pelajaran MHP pada siswa kelas X ketenagalistrikan di&#13;
SMKN 1 Padang.Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimen, dengan subjek&#13;
penelitian kelas X SMKN 1 Padang yang terdaftar pada tahun ajaran 2012/2013&#13;
yang terdiri dari kelas TITL dan kelas TDTL. Kedua kelas ini dipilih secara acak,&#13;
kelas TDTL sebagai kelas eksperimen dan kelas X TITL sebagai kelas kontrol.&#13;
Kemampuan awal siswa ditentukan dengan nilai rata-rata ulangan harian KD satu.&#13;
Hasil penelitian terlihat dari hasil belajar siswa yang menggunakan metode kooperatif&#13;
tipe STAD memliki rata-rata 83,9 dan hasil belajar siswa yang menggunakan&#13;
pembelajaran konvensional memiliki rata-rata 80,83. Nilai hasil penelitian ini&#13;
menunjukan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar siswa menggunakan metode&#13;
kooperatif tipe STAD dengan pembelajaran konvensional pada mata pelajaran MHP di&#13;
SMK Negeri 1 Padang.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">T Technology (General)</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8601">2015-01</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas Negeri Padang;Teknik Elektro FT UNP</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>