<mods:mods xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" version="3.3" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>Efektivitas Penggunaan Model Pembelajaran Aktif Tipe Group to Group Exchange terhadap Hasil Belajar pada Mata Pelajaran TIK di Kelas X SMAN 1 X Koto Kabupaten Tanah Datar</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Adhe</mods:namePart><mods:namePart type="family">Muthia</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Penelitian ini berawal dari kenyataan di sekolah bahwa pembelajaran&#13;
masih kurangnya peran siswa dalam pembelajaran, karena pembelajaran masih&#13;
didominasi oleh aktivitas guru. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh&#13;
penggunaan model pembelajaran aktif tipe group to group exchangeterhadap hasil&#13;
belajar siswa pada mata pelajaran TIK kelas X di SMA N 1 X Koto Kabupaten&#13;
Tanah Datar.&#13;
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif berbentuk&#13;
quasyeksperiment. Populasi penelitian adalah siswa kelas X di SMA N 1 X Koto&#13;
Kabupaten Tanah Datar yang berjumlah 129 orang yang terdiri dari 6 kelas.&#13;
Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling, yaitu kelas X1&#13;
dan X3 masing-masingnya berjumlah 20 orang. Teknik pengumpulan data&#13;
digunakan tes, berupa soal objektif sebanyak 40 butir soal, dan alat pengumpul&#13;
data digunakan lembaran tes dan lembaran jawaban siswa. Kemudian data diolah&#13;
dengan uji perbedaan (t-test).&#13;
Berdasarkan hasil penelitian diperoleh nilai rata–rata kelompok&#13;
eksperimen yang menggunakan model pembelajaran aktif tipe group to group&#13;
exchange72,38 dan SD 11,89 dan nilai rata-rata kelompok kontrol 64,38 dan SD&#13;
12,14. Berdasarkan perhitungan t-test diperoleh thitung 2,052 sedangkan pada taraf&#13;
kepercayaan 0,05 ttabel 2,025, sehingga thitung&gt; ttabel. Dengan demikian dapat&#13;
disimpulkan terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar siswa kelas yang&#13;
menggunakan model pembelajaran aktif tipe group to group exchange (kelas&#13;
eksperimen) dengan hasil belajar siswa yang menggunakan model pembelajaran&#13;
konvensional (kelas kontrol). Berdasarkan hasil penelitian ini penulis&#13;
menyarankan kepada pihak sekolah serta para pendidik untuk dapat menerapkan&#13;
model pembelajaran aktif tipe group to group exchange pada mata pelajaran TIK&#13;
siswa dikelompokkan untuk dapat mengajarkan apa yang telah dia diskusikan.&#13;
Kegiatan ini mengakibatkan pengetahuan yang diperoleh akan bertahan lama.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">L Education (General)</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8601">2013-01</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas Negeri Padang;Kurikulum Teknologi Pendidikan FIP UNP</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>