@phdthesis{repounp43877, school = {Universitas Negeri Padang}, year = {2016}, title = {Prilaku Remaja pada Pesta Perkawinan di Nagari Ladang, Panjang, Kecamatan Tigo Nagari, Kabupaten Pasaman.}, author = {Ajismail, Ajismail}, url = {https://repository.unp.ac.id/id/eprint/43877/}, abstract = {Penelitian ini dilatar belakangi oleh prilaku remaja pada pesta perkawinan yang cendrung menyimpang dari norma-norma yang berlaku dalam masyarakat.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan apa saja prilaku-prilaku remaja pada acara pesta perkawinan tersebut,bagaimanakah tanggapan masyarakat terhadap prilaku-prilaku remaja yang menyimpang dan apa upaya pemerintah nagari untuk mencegah terjadinya prilaku-prilaku menyimpang remaja pada pesta perkawinan di Nagari Ladang Panjang. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Pemilihan informan dilakukan dengan teknik Purposive Sampling. Jenis datanya data primer dan data sekunder yang dikumpulkan melalui observasi, wawancara, studi dokumentasi dan angket//kuisioner. Uji keabsahan data dilakukan dengan cara triangulasi teknik dan meningkatkan ketekunan. Analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dan verifikasi. Berdasarkan hasil temuan dilapangan menunjukkan berbagai prilakuseperti, mengkosumsi minuman keras, berpakaian tidak sopan, berpacaran ditempat yang sedikit gelap, berkelahi, berjoged dalam keadaan mabuk dan lain-lainnya,hingga pada tingkat yang membahayakan yaitu perkelahian antar pemuda bahkan bisa mengakibatkan perkelahian massa yang bertentangan dengan norma-norma yang dilakukan oleh remaja juga terjadi di Nagari Ladang Panjang. Prilaku-prilaku ini sering terjadi pada pesta perkawinan di Nagari Ladang Panjang. Prilaku ini tidak sesuai dengan norma yang berlaku di dalam masyarakat, baik norma agama,norma hukum maupun adat yang berlaku di dalam masyarakat.Jadi bisa disimpulkan bahwa banyak terjadi prilaku-prilaku menyimpang remaja pada acara pesta perkawinan tersebut. Respon masyarakat terhadap prilakuprilaku menyimpang remaja diacara pesta perkawinan ternyata sebagian besar masyarakat merespon negatif dengan alasan prilaku-prilaku mereka sudah melanggar norma-norma yang berlaku ditengah masyarakat. Tetapi hanya sekedar merespon negatif tanpa melakukan upaya pencegahan atau menegur remaja yang berbuat tindakan negatif.. Upaya pemerintahan nagari dalam mengatispasi prilaku remaja di acara pesta perkawinan bisa dikatakan tidak ada atau dengan kata lain pemerintah nagari memberikan kekuasaan penuh kepada Niniak mamak, cadiak pandai, alim ulam, suluah bendang dalam nagari untuk mengadakan sebuah pesta perkawinan.}, keywords = {PRILAKU REMAJA} }