%0 Thesis %9 Bachelor/Skripsi %A Sari, Putri Novita %A Universitas Negeri Padang, %B Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan S-1 FIS UNP %D 2019 %F repounp:43806 %I Universitas Negeri Padang %K ETNIS TIONGHOA %T Prasangka Terhadap Etnis Tionghoa (Studi pada Kampuang Cino Pariaman, Kecamatan Pariaman Tengah, Kota Pariaman) %U https://repository.unp.ac.id/id/eprint/43806/ %X Etnis Tionghoa datang ke Pariaman sekitar tahun 1630 dengan tujuan berdagang. Pada masa pemerintahan Belanda mereka mengalami kejayaan, ketika masa kekuasaan pemerintahan Jepang mereka mulai mengambil hati Jepang untuk mempertahan kekuasaan dan kekayaan mereka dengan cara yang tidak pro terhadap masyarakat Pariaman. Hal itu semua, membuat masyarakat Pariaman memperlakukan etnis Tionghoa dengan tidak baik. Sekitar tahun 1945 etnis Tionghoa bersamaan dengan penjajah Jepang mulai melarikan diri dari Pariaman. Sekitar tahun 1965 etnis Tionghoa tidak terdaftar lagi sebagai masyarakat Pariaman dan saat ini tidak satupun etnis Tionghoa ditemukan di Pariaman, namun prasangka masyarakat Pariaman masih tetap ada bahkan diwariskan secara turun temurun. Prasangka itu berupa ungkapan verbal seperti Cina ( Tionghoa) pelit. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan faktor penyebab prasangka dan bentuk prasangka masyarakat Pariaman terhadap enis Tionghoa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif metode historis dengan informan 14 saksi hidup masa etnis Tionghoa di Pariaman yang dipilih secara purposive sampling. Data penelitian dikumpulkan dengan observasi, wawancara dan studi kepustakaan dengan langkahlangkah pengelolahan data kualitatif. Hasil penelitian menunjukan ada tiga faktor penyebab prasangka masyarakat Pariaman terhadap etnis Tionghoa diantaranya pengkhianatan pada kependudukan Jepang, persaingan ekonomi dan perbedaan agama serta sosialkulturnya. Sedangkan bentuk prasangka masyarakat Pariaman adalah stereotip terhadap etnis Tionghoa sebagai pengkhianat bangsa, stereotip sebagai etnis yang culas, pelit dan tamak dalam perdagangan (ekonomi).