%D 2015 %T Estimasi Biaya Rencana Penambangan Batubara Tahun 2016 Kombinasi Alat Gali dan Angkut terhadap Efisiensi Penambangan Batubara pada PT. Indo Mining Resources Job Site Sinamar, Kecamatan Asam Jujuhan, Kabupaten Dharmasraya, Provinsi Sumatera Barat. %A Vhebry Andrean A %I Universitas Negeri Padang %L repounp43805 %X PT. Indo Mining Resources adalah salah satu perusahaan swasta yang bergerak dalam bidang penambangan batubara mencoba ikut serta memikirkan hal ini dengan jalan memperluas daerah yang masih ekonomis untuk ditambang. PT. Indo Mining Resources memiliki cadangan batubara yang layak ditambang dengan cara tambang terbuka sebesar 1.550.000 ton dengan volume tanah penutup yang harus dikupas adalah sebesar 7.628.262,29 BCM, dengan luas daerah potensial sekitar 453 ha. PT. Indo Mining Resources berencana melakukan kegiatan penambangan mulai dari land clearing, pengupasan top soil serta overburden, dan rencana penambangan batubara dengan membandingkan antara kombinasi A dan kombinasi B. Dari hasil perhitungan didapatkan biaya untuk tahap awal land clearing sebesar Rp. 167.284.019,56, untuk kegiatan pengupasan dan pemindahan top soil didapatkan biaya pada kombinasi A sebesar Rp. 46.999.388.985,91 dan kombinasi B sebesar Rp. 110.273.762.422,29, untuk kegiatan produksi tahun ke 1 didapat biaya pada kombinasi A sebesar 1.474.937.449.777,77, kombinasi B sebesar Rp. 3.686.058.931.601,98, dan untuk kegiatan coal getting didapatkan biaya sebesar Rp. 74.492.941.204,06. Pada produksi tahun ke 2 didapat biaya pada kombinasi A sebesar Rp. 109.644.740.677,25, kombinasi B sebesar Rp. 211.777.236.623,80, dan untuk kegiatan coal getting didapatkan biaya sebesar Rp. 74.492.941.204,06. Pada produksi tahun ke 3 didapat biaya pada kombinasi A sebesar Rp. 116.640.260.565,40 kombinasi B sebesar Rp. 225.288.982.481,45, dan untuk kegiatan coal getting didapatkan biaya sebesar Rp. 74.492.941.204,06. Pada produksi tahun ke 4 didapat biaya pada kombinasi A sebesar Rp. 122.011.362.616,97, kombinasi B sebesar Rp. 235.663.188.695,82, dan untuk kegiatan coal getting didapatkan biaya sebesar Rp. 74.492.941.204,06. Pada produksi tahun ke 5 didapat biaya pada kombinasi A sebesar Rp. 215.092.903.740,39, kombinasi B sebesar Rp. 518.921.449.902,26, dan untuk kegiatan coal getting didapatkan biaya sebesar Rp. 74.492.941.204,06.