<mods:mods xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" version="3.3" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>Analisis Ventilasi Tambang untuk Mengetahui Kualitas, Kuantitas dan Kebutuhan Udara pada Front Kerja Tunnel C1F, C1G dan C1H di PT. Nusa Alam Lestari (NAL).</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Syaifullah</mods:namePart><mods:namePart type="family">Husein</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>PT. Nusa Alam Lestari (NAL) adalah salah satu pelaku usaha kegiatan&#13;
penambangan batubara di Provinsi Sumatera Barat tepatnya di Desa Salak,&#13;
Kecamatan Talawi, Kota Sawahlunto. Penambangan di PT. Nusa Alam Lestari&#13;
(NAL) dilakukan dengan sistem tambang bawah tanah, dengan metode&#13;
penambangan room and pillar. Serta dengan kedalaman lubang 267 m tunnel&#13;
C1F, 265 m tunnel C1G dan 216 m tunnel C1H.&#13;
Kegiatan penambangan yang dilakukan PT. Nusa Alam Lestari (NAL)&#13;
terutama untuk membongkar batubaranya menggunakan Jack Hammer, yang&#13;
mana hasil bongkaran batubara tadi diangkut keluar dengan menggunakan lori&#13;
yang ditarik menggunakan mesin lori dan sling ke stockpile sementara yang&#13;
terdapat didekat pintu lubang masuk.&#13;
Dari hasil pengamatan selama di lapangan, melihat para pekerja tidak&#13;
mengenakan baju saat bekerja dan berkeringat, maka diperlukan analisis sistem&#13;
ventilasi yang ada agar disetiap lubang di front penambangan selalu mendapatkan&#13;
udara yang tersuplay dengan optimal untuk memenuhi kebutuhan udara pekerja&#13;
dan bisa menetralisir gas-gas yang dapat membahayakan para pekerja dan&#13;
perangkat kerja lainnya.&#13;
Dari hasil perhitungan yang didapat, kebutuhan udara pada tunnel C1F dan&#13;
C1H tidak terpenuhi dan perlu dilakukan penambahan blower sebanyak dua unit&#13;
pada masing-masing tunnel agar kebutuhan udara dapat terpenuhi. Kualitas udara&#13;
yang diperoleh pada saat pengukuran memenuhi standar yang ada. Kecuali pada&#13;
temperatur melebihi dari ukuran standar seharusnya.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">TN Mining engineering. Metallurgy</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8601">2016-03</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas Negeri Padang;D3 Teknik Pertambangan FT UNP</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>