TY - THES ID - repounp43720 Y1 - 2016/02// N2 - Berbagai metode penyanggaan (ground support) telah dikembangkan pada tambang bawah tanah. Shotcrete merupakan penyangga yang digunakan untuk memperkuat dinding terowongan pada PT. Antam Tbk. UBPE Pongkor yang merupakan aplikasi beton dengan cara ditembak/disemprotkan dengan bantuan tekanan angin. Kuat tekan shotcrete harus memenui standar yang telah ditentukan sebesar ? 35 MPa pada umur 28 hari. Untuk menghasilkan kuat tekan ? 35 MPa, perlu dilakukan analisis material shotcrete yang digunakan dan trial mix design sampel shotcrete untuk mendapatkan nilai kuat tekan ? 35 MPa. Material shotcrete yang digunakan antara lain semen, pasir, screening, akselarator (Accelarrator Masterroc SA 167), additive (silika fume) dan air. Berdasarkan hasil pengujian sampel shotcrete pada 3 mix design yang berbeda menunjukkan nilai kuat tekan yang bisa diperoleh setelah beton berumur 28 hari: sampel KSP A= 26,62 MPa, sampel KSP B= 26,50 MPa, dan sampel KSP C= 34,65 MPa. Penulis merekomendasikan komposisi pencampuran material shotcrete untuk aplikasi dilapangan adalah komposisi pada sampel KSP C, dengan persentase material semen 600 Kg, pasir 1164 Kg, screening 328 kg, akselerator 8 kg, additive 20 kg dan air 250 liter untuk pembuatan 1 m3 material shotcrete. Sehingga tebal shotcrete yang dibutuhkan untuk menyangga terowongan di lokasi DFW Selatan Ciguha Utama Level 500 adalah 0,054 m. M1 - postdoctoral AV - public PB - Universitas Negeri Padang UR - https://repository.unp.ac.id/id/eprint/43720/ TI - Analisis Teknis Kualitas Shotcrete Penyangga Terowongan di Lokasi DFW Selatan Ciguha Utama L 500 Tambang Emas Pongkor PT. ANTAM TBK UBPE Pongkor, Bogor, Jawa Barat A1 - Fetronal, Sondra ER -