<mods:mods xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" version="3.3" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>Efektivitas Penggunaan Metode Inkuiri Terbimbing&#13;
dalam Pembelajaran Dasar Listrik dan Elektronika&#13;
di SMK Negeri 5 Padang</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Rany Chayratu</mods:namePart><mods:namePart type="family">Annisa</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Proses belajar mengajar menjadi efektif apabila siswa aktif dalam proses pembelajaran sehingga tercapai tujuan dari pembelajaran. Keaktifan siswa mewujudkan tercapainya situasi pembelajaran yang aktif, menyenangkan, dan mendukung kelancaran proses pembelajaran serta memperoleh hasil belajar yang baik. Untuk itu efektivitas ditinjau melalui hasil belajar dan aktivitas siswa mengunakan metode inkuiri terbimbing dalam pembelajaran Dasar Listrik dan Elektronika di SMK Negeri 5 Padang. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu. Subjek dari penelitian adalah siswa kelas X TITL 3 sebagai kelas eksperimen, kelas X TITL 1 sebagai kelas kontrol, dan kelas X TITL 2 sebagai kelas uji coba posttest. Pengumpulan data dalam penelitian ini berupa lembar observasi aktivitas siswa yang diperoleh selama proses pembelajaran, angket aktivitas siswa, tes objektif posttest setiap materi sebanyak 15 soal dan tes objektif posttest seluruh materi sebanyak 40 soal. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan persentase dan uji beda ratarata.Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Hasil belajar siswa yang menggunakan tes berupa soal diperoleh rata-rata pada kelas eksperimen adalah 80,32, sedangkan kelas kontrol adalah 72,45; (2) Hasil uji beda rata-rata hasil belajar siswa terdapat perbedaan rata-rata antara kelas eksperimen dan kelas kontrol; (3) Aktivitas siswa kelas eksperimen dalam pembelajaran Dasar Listrik dan Elektronika dengan menggunakan lembar observasi berada pada persentase 85% dan melalui angket aktivitas berada pada persentase 87,88% keduanya berada pada kriteria sangat aktif, sedangkan aktivitas belajar siswa kelas kontrol yang diperoleh dari angket aktivitas berada pada persentase 42,42% dengan kriteria cukup aktif; (4) Didapatkan hasil yang meningkat dari hasil belajar dan aktivitas belajar siswa setelah penggunaan metode inkuiri terbimbing; (5) Metode inkuiri terbimbing efektif dalam pembelajaran Dasar Listrik dan Elektronika ditinjau dari efektivitasnya berupa aktivitas belajar siswa dan hasil belajar siswa.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">TK Electrical engineering. Electronics Nuclear engineering</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8601">2018-02-08</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas Negeri Padang;Teknik  Elektro FT UNP</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>