<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>Kualitas dan Daya Terima Kue Mangkok Padat Gizi sebagai Makanan Anak Balita</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Yessilvia</mods:namePart><mods:namePart type="family">Azda</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Kue mangkok merupakan makanan tradisional khas Indonesia yang sangat digemari bagi masyarakat. Kue mangkok adalah salah satu makanan selingan Indonesia semi basah dengan bahan baku utama tepung beras, gula, air dan tape singkong yang diolah melalui proses fermentasi selama semalam kemudian dikukus. Di Sumatera Barat, kue mangkok merupakan makanan yang biasa dikonsumsi anak balita, kandungan gizi dari kue mangkok masih dominan karbohidrat. Perlu adanya upaya mengembangkan dengan menambahkan bahan lain yang terdapat di wilayah setempat seperti dengan menambahkan bayam merah, ubi ungu, dan susu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas dan daya terima kue mangkok padat gizi yang ditambahkan bayam merah, ubi ungu dan susu. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian pengembangan dengan melakukan percobaan langsung pada pembuatan kue mangkok padat gizi yang berbahan dasar tepung beras dengan menambahkan bayam merah, ubi ungu dan susu dan dilakukan sebanyak tiga kali uji coba. Objek penelitian adalah kue mangkok padat gizi. Analisis yang dilaksanakan adalah dengan uji validitas melalui uji organoleptik dan uji daya terima pada kelompok anak balita di TK Darmawanita UNP. Sumber data dalam penelitian ini yaitu dengan menggunakan 6 orang panelis ahli yang merupakan dosen Tata Boga ahli dalam bidang ilmu gizi, ilmu pangan dan ilmu boga di Jurusan Kesejahteraan Keluarga. Analisis yang dilaksanakan adalah dengan uji validitas melalui uji organoleptik dan uji daya terima. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Pengembangan kue mangkok padat gizi pada percobaan pertama menunjukkan bahwa produk yang dibuat belum valid karena bentuk dan tekstur kue mangkok masih lembek dengan poin 3. Pada percobaan kedua penilaian kue mangkok padat gizi masih belum valid yaitu bentuk kurang menarik dan kurang sempurna dan diberi poin 4. Pada percobaan ketiga kue mangkok padat gizi sudah valid karena hasil penilaian validator pada setiap indikator dengan poin rata-rata mendekati angka 5. (2) Hasil Kualitas kue mangkok padat gizi dari segi warna kue mangkok padat gizi berwarna ungu muda dan dari segi bentuk kue mangkok yang dikatakan valid oleh validator dengan bentuk seperti bunga mekar, tekstur pada kue mangkok lembut dan kue mangkok ber aromakan harum dan rasa enak. (3) Hasil uji daya terima menunjukkan bahwa kue mangkok padat gizi yang dikembangkan diterima oleh anak balita. Sebanyak 65% anak balita menghabiskan porsi kue mangkok padat gizi yang diberikan, dan 60% anak balita memperlihatkan ekspresi ketertarikan atau bersemangat mengkonsumsi kue mangkok padat gizi, Sebanyak 75% anak balita menghabiskan porsi kue mangkok padat gizi yang diberikan selama kurang dari 10 menit.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">O Food</mods:classification><mods:classification authority="lcc">T Technology (General)</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8601">2015-02</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas Negeri padang;TEKNIK PERTAMBANGAN FT UNP</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>