<mods:mods xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" version="3.3" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>Formulasi Kebijakan dalam Perencanaan Pembangunan Pasar Nagari Sungai Tunu Barat Kecamatan Ranah Pesisir Kabupaten Pesisir Selatan</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Yulizah</mods:namePart><mods:namePart type="family">Putri</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Penelitian ini dilatar belakangi oleh tidak berfungsinya Pasar Nagari&#13;
Sungai Tunu Barat Kecamatan Ranah Pesisir, Kabupaten Pesisir Selatan. Untuk&#13;
itu penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana Formulasi Kebijakan Dalam&#13;
Perencanaan Pembangunan Pasar Nagari Sungai Tunu Barat Kecamatan Ranah&#13;
Pesisir Kabupaten Pesisir Selatan.&#13;
Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan&#13;
metode deskriptif. Pemilihan informan dilakukan dengan teknik Purposive&#13;
Sampling. Jenis datanya adalah data primer dan data sekunder yang dikumpulkan&#13;
melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Uji keabsahan data dilakukan&#13;
dengan cara triangulasi sumber. Analisis data yang digunakan yaitu : reduksi data,&#13;
penyajian data dan penarikan kesimpulan.&#13;
Hasil penelitian menunjukkan formulasi kebijakan perencanaan&#13;
pembangunan Pasar Nagari Sungai Tunu Barat sudah ideal dan dikategorikan ke&#13;
dalam model pilihan publik (bottom-up). Tahapannya melalui perumusan&#13;
masalah, penetapan agenda, perumusan usulan, penetapan kebijakan, pelaksanaan,&#13;
dan evaluasi kebijakan. Yaitu dimulai dari tahap musrenbang kampung, sampai&#13;
pada musyawarah pertanggung jawaban dana oleh Tim Pelaksana Kegiatan yang&#13;
selalu melibatkan partisipasi masyarakat. Meskipun sudah melalui formulasi yang&#13;
benar, tetapi kebijakan tidak membawa dampak positif bagi masyarakat. Hal ini&#13;
terjadi, karena lokasi pasar tidak sesuai dengan harapan masyarakat, padahal&#13;
masyarakat menginginkan lokasi di tempat lain, tapi karena kekurangan dana&#13;
terpaksa lokasi ditetapkan di pinggir pantai. Sehingga masyarakat tidak berminat&#13;
ke pasar dan akhirnya pasar tidak berfungsi. Oleh karena itu ketersediaan dana&#13;
merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi implementasi suatu kebijakan,&#13;
sebab ketersediaan dana ikut menunjang keberhasilan kebijakan. Meskipun ada&#13;
masyarakat yang berpandangan positif terhadap lokasi pasar, namun pada&#13;
umumnya masyarakat berpandangan negatif.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">H Social Sciences (General)</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8601">2016-08</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas Negeri Padang;Ilmu Sosial Politik FIS UNP</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>