@phdthesis{repounp43617, month = {September}, school = {Universitas Negeri Padang}, year = {2015}, title = {Desain Pit 8 Block Barat PT. Sarolangun Prima Coal, Kecamatan Sarolangun, Kabupaten Sarolangun, Provinsi Jambi}, author = {Fathira, Riri Lidya}, url = {https://repository.unp.ac.id/id/eprint/43617/}, abstract = {PT. Sarolangun Prima Coal adalah perusahaan tambang batubara dengan metode Open Pit Mining atau Tambang Terbuka. Saat ini PT. Sarolangun Prima Coal akan membuka lahan baru di pit 8 Block Barat. Permasalahan yang ditemukan di lapangan adalah PT. Sarolangun Prima Coal baru membuat desain pit untuk seam B, belum untuk desain pit secara menyeluruh. Dan juga peta topografi untuk pit 8 Block Barat masih dalam tahap pengerjaan, direncanakan luas area topografinya adalah 8 hektar. Dari analisa dan perhitungan yang telah dilakukan total cadangan keseluruhan batubara di pit 8 Block Barat adalah 233.950 MT dan untuk overburden 1.338.461 bcm dengan stripping ratio 5,25. Parameter geoteknik untuk tinggi lereng 8 meter, sudut lereng 65o, dan sudut keseluruhan 45o. Di PT. Sarolangun Prima Coal menggunakan sistem penjadwalan produksi per 3 (tiga) bulan. Penggunaan alat angkut dan alat muat untuk batubara menggunakan Excavator Komatsu PC 300 dan Dump Truck Nissan CWB 45 ALDN, sedangkan untuk overburden menggunakan Excavator Doosan 500 LCV dan Dump Truck Nissan CWB 45 ALDN. Jalan akses ke Pit di buat dengan lebar 9 meter berdasarkan alat angkut terlebar. Berdasarkan penggunaan peralatan tambang, biaya keseluruhan untuk batubara Rp3.322.888.000,- dan untuk overburden Rp13.650.526.000,- dengan jumlah Rp16.973.414.000,-. Keuntungan kotor yang diperoleh PT. Sarolangun Prima Coal adalah Rp124.610.668.500,- (belum termasuk gaji karyawan dan pajak).} }