%D 2017 %T Studi Tingkat Pengetahuan tentang Pertolongan Pertama Cedera Olahraga Pada Guru Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan (PJOK) di Sekolah Menengah Atas dan Sekolah Menengah Kejuruan Kota Sungai Penuh %A Ramon Parasiska %I Universitas Negeri Padang %L repounp43566 %X Berdasarkan observasi yang penulis lakukan di lapangan, penulis menemukuna bahwa masih banyak guru Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan (PJOK) Sekolah Menengah Atas dan Sekolah Menengah Kejuruan di Kota Sungai Penuh yang masih sering tidak mengetahui bagaimana cara menengani cedera olahraga yang diderita oleh muridnya. Hal ini diduga karena guru yang bersangkutan memiliki tingkat pengetahuan yang masih relatif rendah terhadap pertolongan pertama cedera olahraga. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat pengetahuan tentang cedera olahraga pada guru pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan (PJOK) di Sekolah Menengah Atas dan Sekolah Menengah Kejuruan Kota Sungai Penuh. Jenis penelitian adalah deskriptif . Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh Guru Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan (PJOK) Se-Kota Sungai Penuh yang berjumlah sebanyak 32 orang guru. Sampel diambil dengan teknik total sampling, yaitu teknik pengambilan sampel dengan menggunakan semua populasi menjadi sample dalam penelitian, yaitu 32 orang. Jenis data dalam penelitian yaitu data primer, data yang dikumpulkan langsung oleh peneliti dengan menyebarkan lembar tes objektif kepada Guru Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan (PJOK) menjadi sampel. Data pengetahuan guru dianalisis dengan tingkat capaian responden dengan menggunakan analisis skor ideal. Hasil penelitian menyatakan bahwa; (1) Sebanyak 7 orang (21,87%) Guru Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan (PJOK) berada pada interprstasi yaitu “Baik Sekali”, (2) Sebanyak 15 orang (46,87%) Guru Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan (PJOK) berada pada interprestasi yaitu “Baik”, (3)Sebanyak 7 orang (21,87%) Guru Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan (PJOK) berada pada interprestasi yaitu “Sedang”, (4) Sebanyak 3 orang (9,37%) Guru Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan (PJOK) berada pada interprestasi yaitu “Kurang”dan (5) Tidak ada satu orang pun (0%) Guru Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan (PJOK) berada pada interprestasi yaitu “Kurang Sekali”. Secara keseluruhan didaptkan tingkat pengetahuan tentang cedera olahraga pada guru pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan (PJOK) di Sekolah Menengah Atas dan Sekolah Menengah Kejuruan Kota Sungai Penuh berada pada interprestasi “Baik”.