<mods:mods xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" version="3.3" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>Rancangan Geometri Peledakan untuk Mencapai Target Fragmentasi Ideal Berdasarkan Nilai Blastibility Index pada Tamka PT. Allied Indo Coal Jaya Kota Sawahlunto</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Syarif</mods:namePart><mods:namePart type="family">Hidayattullaha</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Dalam peledakan, fragmentasi hasil peledakan dipengaruhi oleh karakteristik massa batuan, struktur geologi, air tanah,dan lain-lain. Kondisi geologi pada pit timur PT.AICJ sangat komplex, dimana overburden yang dikupas untuk mendapatkan batubara pada seam B mempunyai banyak kekar/rekahan. Fragmentasi hasil peledakan pada PT.AICJ menghasilkan ukuran 50 cm &gt; 20% yang dapat menganggu produktivitas excavator PC 300. Penelitian ini betujuan untuk merancangan geometri peledakan dengan memperhatikan kondisi geologi yang ada di sekitar area peledakan. Pengambilan sampel dan pengukuran karakteristik massa batuan dilakukan di area peledakan, Pengujian sifat fisik batuan didapatkan densitas batuan 2,68 gr/cm3, pengujian poind load index didapatkan nilai batuan 1,79 MPa. Di area peledakan didapatkan kemampugalian digolongkan dengan peledakan retakan dari kriteria index batuan. Blastibility indeks merupakan pengukuran kondisi geologi dan karakteristik massa batuan dalam peledakan, dalam pengukuran blastibility index ada beberapa parameter seperti rock mass description yang didapatkan RQD sebesar 71,96 % tergolong batuan blocky , joint mass description tergolong intermediate (spasi 0,1 m – 1 m ) , joint plane orientation (JPO) dip into face, specific grafity influence ( 25 x 2,68 -50) didapatkan 17, hardness sebesar 5,5. Blastibility index didapatkan 51,25 dengan factor batuan 6,15. Dalam persamaan grafik lily didapatkan rancangan geometri peledakan dengan burden 2,03 m, spasi 2,85 m, kedalaman lubang ledak 6,09 m, powder coloum 4,37 m, powder factor 0,567 kg/m3. Fragmentasi aktual rancangan geometri peledakan dengan grafik lily 1 dianilisis dengan software splitdesktop 2.0 didapatkan ukuran fragmentasi tertahan 50 cm sebesar 6,31%. Rancangan geometri peledakan kedua dengan menghubungkan blastibility index dengan powder factor didapatkan burden 2,337 m, spasi 3,272 m, kedalaman lubang ledak 7,011 m, PC 5,375 m, powder factor 0,43 kg/m3. Fragmentasi hasil peledakan grafik lily dianilisis dengan software splitdesktop 2.0 dengan ukuran fragmentasi tertahan 50 cm sebesar 0%.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">T Technology (General)</mods:classification><mods:classification authority="lcc">TN Mining engineering. Metallurgy</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8601">2019-05</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas Negeri padang;TEKNIK PERTAMBANGAN FT UNP</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>