<mods:mods xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" version="3.3" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>Optimalisasi Alat Muat dan Alat Angkut dengan Menggunakan Metode Quality Control Circle untuk Memenuhi Target Produksi Tambang Bijih Emas Bawah Tanah di PT. Dempo Maju Cemerlang, Kabupaten Pesisir&#13;
Selatan, Provinsi Sumatera Barat</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Ilham</mods:namePart><mods:namePart type="family">Siddiq</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Berdasarkan data produksi ore di PT. Dempo Maju Cemerlang diketahui&#13;
bahwa target produksi adalah 2100 ton/bulan, sementara yang didapatkan adalah&#13;
1200 ton/bulan. Faktor penyebabnya yaitu belum optimalnya kerja alat muat, alat&#13;
angkut, dan adanya losstime. Kondisi ideal dalam proses produksi sangat sulit&#13;
dicapai, hal tersebut dapat diupayakan dengan melakukan optimalisasi terhadap alat&#13;
tersebut. Salah satu metode yang digunakan adalah metode Quality Control Circle&#13;
(QCC). Produksi aktual dari alat muat adalah 1298,21 ton/bulan dan alat angkut&#13;
sebesar 1414,09 ton/bulan.&#13;
Identifikasi masalah yang dilihat dari faktor masnusia, mesin, dan&#13;
lingkungan. Produksi aktual adalah 1200 ton, dan produktivitas aktual dari alat&#13;
muat adalah 1298,21 ton/bulan serta alat angkut sebesar 1414,09 ton/bulan.&#13;
sedangkan target prosuksi ore adalah 2100 ton/bulan. setelah dilakukan&#13;
optimalisasi didapatkan produksi ore 2111 ton, dan produktivitas alat muat&#13;
2297,87 ton/bulan serta alat angkut 2513,90 ton/bulan. Jadi, optimalisasi yang&#13;
didapatkan sebesar 49,17 % untuk alat muat dan 50,50 % untuk alat angkut dari&#13;
target yang di dibutuhkan sekitar 40,56 % peningkatan poduktivitas alat muat dan&#13;
34,04 % peningkatan poduktivitas alat angkut. Dapat disimpulkan peningkatan&#13;
produksi yang di lakukan dengan metode qcc telah tercapai. Maka di perlukan&#13;
manajemen perawatan alat, pengecekan rel, dan peningkatan kedesiplinan operator</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">TN Mining engineering. Metallurgy</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8601">2021-02</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas Negeri Padang;Teknik Pertambangan FT UNP</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>