<mods:mods xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" version="3.3" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>Analisis Beban Runtuh dan Evaluasi Lubang Bukaan&#13;
Berdasarkan Metode Rock Mass Rating dan Q-System pada&#13;
Tambang Bawah Tanah CV. Bara Mitra Kencana, Kota&#13;
Sawahlunto, Sumatera Barat.</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Ilep</mods:namePart><mods:namePart type="family">Prengki</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Penggalian suatu lubang bukaan pada massa batuan mengakibatkan&#13;
terjadinya perubahan keseimbangan dari kondisi batuan seperti terjadinya&#13;
runtuhan batuan sebagai akibat adanya perpindahan distribusi tegangan. Sangat&#13;
diperlukan adanya analisis geoteknik yang baik untuk dapat memberikan&#13;
perlakuan yang tepat terhadap batuan yang digali. Penelitian ini dilakukan untuk&#13;
mengetahui kelas massa batuan, kekuatan batuan, dan kestabilan lubang bukaan&#13;
berdasarkan potensi keruntuhan baji dengan memperkirakan nilai Faktor&#13;
Keamanan (FK) lubang bukaan tersebut serta rekomendasi ground support pada&#13;
lubang produksi BMK 34 CV. Bara Mitra Kencana.&#13;
Pengklasifikasian massa batuan dilakukan dengan RMR dan Q-System&#13;
dan nilai FK potensi runtuhan baji diperoleh menggunakan software unwadge.&#13;
Berdasarkan metode RMR sistem diperoleh massa batuan pada lokasi penelitian&#13;
berada pada kelas III (fair rock) dengan nilai RMR batubara sebesar 48, dan&#13;
Silstone dengan nilai sebesar 60, Berdasarkan Q-System diperoleh nlai sebesar&#13;
14 pada kelas II untuk batubara dan 4 Kelas III untuk Sillstone.&#13;
Berdasarkan Pengolahan Software Undwedge dan Dips Potensi runtuhan&#13;
baji pada lokasi penelitian terdapat pada tiga arah umum joint set dengan nilai&#13;
strike/dip sebesar N1510E/720 , N1400E/350, N1760E/680 dimana nilai FKnya&#13;
terendah adalah 1.907 dan baji tersebut untuk saat ini masih stabil.&#13;
Berdasarkan klasifikasi RMR-sistem didapatkan nilai untuk span&#13;
maximum adalah 3 m dengan waktu runtuh 110 jam dan nilai beban runtuh 1.56&#13;
ton/m2. Berdasarkan pengolahan Software Undwedge terjadi kenaikan nilai FK&#13;
untuk ke dua metode, Berdasarkan GroundSupport RMR dari 2.44 menjadi 3.44&#13;
dan Berdasarkan GroundSupport Q-System dari 2.44 menjadi 2.488.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">TN Mining engineering. Metallurgy</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8601">2018-11</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas Negeri Padang;Teknik Pertambangan FT UNP</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>