<mods:mods xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" version="3.3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3"><mods:titleInfo><mods:title>Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Artikulasi &#13;
terhadap Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran IPS&#13;
Kelas VII SMPN 3 Padang</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Rahma</mods:namePart><mods:namePart type="family">Yusra</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Berdasarkan hasil observasi bahwa hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS belum mencapai KKM yang telah ditetapkan dan siswa kurang aktif serta kurang bisa menyampaikan pendapatnya melalui bahasa sendiri. Keberhasilan belajar dapat dicapai jika siswa berpartisipasi langsung dalam proses pembelajaran. Untuk mengatasi permasalahan tersebut diperlukan suatu model pembelajaran yang dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa, salah satunya yaitu model pembelajaran kooperatif tipe artikulasi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif berbentuk quasy experiment. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas VII SMPN 3 Padang dan sampel diambil dengan teknik purposive sampling, yang menjadi sampel adalah siswa kelas VII 2 sebagai eksperimen dan siswa kelas VII sebagai kelas kontrol. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan tes objektif sebanyak 40 butir soal dan alat pengumpul data lembaran  soal tes. Jenis  data  penelitian  berupa  data  hasil  belajar  siswa. Setelah data diperoleh, terlebih dahulu dilakukan uji normalitas dan uji homogenitas kemudian barulah di analisis dengan menggunakan t-test. Hasil  penelitian menunjukkan bahwa pada kelas VII 2 yang dijadikan kelas eksperimen diperoleh nilai rata-rata 78,92, sedangkan untuk kelas VII yang dijadikan kelas kontrol diperoleh  nilai  rata-rata 73,83. Berdasarkan perhitungan t-test diperoleh t hitung 2,22 sedangkan t pada taraf signifikansi α 0,05 adalah 2,00. Jika dibandingkan, maka t hitung tabel lebih besar dari t yaitu  2, 22 &gt; 2,00. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan pada hasil belajar siswa yang menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe artikulasi dengan pembelajaran konvensional pada mata pelajaran IPS di Kelas VII SMPN 3 Padang.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">L Education (General)</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8601">2019-05-27</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas Negeri Padang;Kurikulum Teknologi Pendidikan FIP UNP</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>