<mods:mods xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" version="3.3" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>Analisis Kestabilan Lubang Bukaan Berdasarkan&#13;
Klasifikasi Geomekanika pada Tambang Bawah Tanah&#13;
CV. Tahiti Coal, Kota Sawahlunto, Sumatera Barat</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Ika</mods:namePart><mods:namePart type="family">Desmawita</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Penggalian suatu lubang bukaan pada massa batuan mengakibatkan&#13;
terjadinya perubahan keseimbangan dari kondisi batuan seperti terjadinya&#13;
runtuhan batuan dan perubahan dimensi lubang bukaan di lokasi pengaalian tail&#13;
gate pada tunnel THC-02 sebagai akibat adanya perpindahan distribusi tegangan.&#13;
Sangat diperlukan adanya analisis geoteknik yang baik untuk dapat memberikan&#13;
perlakuan yang tepat terhadap batuan yang digali. Penelitian ini bertujuan untuk&#13;
mengetahui kelas massa batuan, kekuatan batuan, dan kestabilan lubang bukaan&#13;
berdasarkan potensi keruntuhan baji dengan memperkirakan nilai Faktor&#13;
Keamanan (FK) lubang bukaan tersebut serta rekomendasi ground support pada&#13;
lubang produksi tail gate THC-02 cabang C-6.&#13;
Pengklasifikasian massa batuan dilakukan dengan RMR sistem dan nilai&#13;
FK potensi runtuhan baji diperoleh menggunakan software unwadge. Dari hasil&#13;
pengukuran beberapa parameter metode RMR, diperoleh nilai RMR rata-rata&#13;
sebesar 45,3 dimana kelas massa batuan tergolong kelas III (fair rock). Dari nilai&#13;
RMR juga diperoleh nilai span maksimum lubang bukaan adalah 3 m dengan&#13;
waktu runtuh 90 jam dan nilai beban runtuh 3.705 kg/m2. Secara kinematik&#13;
potensi runtuhan baji pada lokasi penelitian tail gate THC-02 cabang C-6 terdapat&#13;
pada tiga arah umum joint set dengan nilai strike/dip sebesar: N1740E/790 ,&#13;
N1410E/ 260, N1600E/150 dimana nilai FK adalah 9,525 dan baji tersebut stabil.&#13;
Berdasarkan data tersebut maka dapat di rekomendasikan penyangga&#13;
sebagai berikut : jika menggunakan rock bolt dibutuhkan rock bolt (diameter 20&#13;
mm, fully grouted) dengan panjang 4 m spasi antar bolt 1,5-2,0 m pada dinding&#13;
dan atap serta ditambah wiremesh yang dipasang secara sistematik, pemasangan&#13;
shotcrete tebal 50-100 mm pada atap dan 30 mm pada dinding, jika menggunakan&#13;
penyangga kayu dibutuhkan kayu diameter 20 cm, panjang 2 m, nilai kuat tekan&#13;
kelas III (360 kg/cm2) dan jarak antar penyangga 1,5 m.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">TN Mining engineering. Metallurgy</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8601">2018-01</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas Negeri Padang;Teknik Pertambangan FT UNP</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>