<mods:mods xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" version="3.3" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>Analisis Investasi Pengadaan Alat Berat Untuk Mencapai&#13;
Target Produksi Batu Gamping 240.000 Ton/Tahun dengan&#13;
Metode NPV dan IRR di PT Anugrah Halaban Sepakat</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Iindi</mods:namePart><mods:namePart type="family">Monika</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Pada penelitian ini perencanaan terhadap kebutuhan alat gali-muat dan alat&#13;
angkut yang akan dibahas adalah perencanaan jangka pendek selama 5 tahun&#13;
terhadap kebutuhan alat gali-muat dengan menggunakan Excavator Volvo EC 210,&#13;
Caterpillar 320 D dan alat angkut dengan menggunakan Nissan CW 340.&#13;
Pada PT. Anugrah Halaban Sepakat untuk pengadaan alat gali-muat dan alat&#13;
angkut cara pengadaan yang dilakukan yaitu beli langsung dan sewa-beli kedua&#13;
metode yang digunakan tentunya memiliki kelemahan dan kelebihan masing-&#13;
masing, untuk itu diperlukan analisis cara yang paling menguntungkan dengan&#13;
perusahaan PT. Anugrah Halaban Sepakat dalam pengadaan alat gali-muat dan&#13;
alat angkut.&#13;
Dalam penelitian ini didapatkan besaran biaya kepemilikan dan biaya&#13;
operasional berbeda untuk masing-masing unit alat berat dan juga terdapat&#13;
perbedaan biaya kepemilikan dan biaya operasional untuk alat yang disewa&#13;
dengan alat yang dibeli langsung. Cash Flow yang didapat, kemudian dianalisis&#13;
dengan menggunakan metode Net Present Value (NPV) sehingga dapat diketahui&#13;
apakah alternatif yang tersedia layak secara ekonomis. Untuk alternatif beli tunai&#13;
dari cash flow yang ada didapatkan nilai NPV untuk alternatif beli tunai untuk&#13;
masing-masing alat adalah CAT 320D sebesar $6,658,401.81, Volvo EC 210&#13;
$3,869,332.88 dan Nissan CW 340 $1,624,886.73 sehingga NPV &gt; 0, maka&#13;
alternatif dinyatakan layak secara ekonomi. Dan untuk alternative sewa dari cash&#13;
flow yang ada didapatkan nilai NPV untuk alternatif sewa untuk masing-masing&#13;
alat adalah untuk untuk CAT 320D sebesar $6,098,28.65, Volvo EC 210&#13;
$2,144,823.13 dan Nissan CW 340 $1,121,962.12 sehingga NPV &gt; 0, maka&#13;
alternatif dinyatakan layak secara ekonomi. Dari peneitian yang telah dilakukan di&#13;
dapatkan hasil perbandingan analisis NPV dan IRR dapat dinyatakan bahwa&#13;
alternatif pengadaan alat yang paling menguntungkan untuk kondisi perusahaan&#13;
pada saat ini adalah beli-langsung karna NPV beli lebih besar dari NPV sewa-beli.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">TN Mining engineering. Metallurgy</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8601">2018-05</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas Negeri Padang;Teknik Pertambangan FT UNP</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>