@phdthesis{repounp43353, month = {October}, school = {Universitas Negeri Padang}, year = {2018}, title = {Analisis Kesetabilan Lereng Studi Kasus Area Tambang Rakyat di Bukit Tui S0o28'43.15" E100o24'16.24"-S0o28'43.15" E100o24'15.28" Kecamatan Padang Panjang Barat Kota Padang Panjang}, author = {Sandra, Helky}, url = {https://repository.unp.ac.id/id/eprint/43353/}, abstract = {Bukit Tui adalah bukit kapur yang berjajar di selatan Padang Panjang, letaknya berada antara Kelurahan Rao-Rao hingga Tanah Hitam. Hasil investigasi peneliti pada lereng Bukit Tui di lokasi S0o28'43.15" E100o24'16.24"-S0o28'43.15" E 100o24'15.28" yang berada di Kelurahan Tanah Hitam terdapat lereng batuan dolomit tertutup tanah. Berdasarkan hasil observasi pada lokasi penelitian ada beberapa faktor yang dapat memicu terjadinya longsoran, seperti curah hujan, geometri lereng terjal, adanya penggalian dan getaran gempa yang tinggi. Potensi akan terjadinya longsoran pada lereng penelitian dapat membahayakan masyarakat penambang dolomit di lokasi lereng. Selain itu, material akibat longsoran dapat menyebabkan tertutupnya jalan sehingga menghambat lalu lintas pengguna jalan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membuat rekomendasi perlakuan agar kondisi lereng menjadi aman/stabil. Analisis lereng aman didasarkan oleh nilai faktor keamanan (FK) yaitu berdasarkan Bowles, bahwa (FK) agar lereng stabil adalah FK{\ensuremath{>}}1,25. Berdasarkan hasil analisis dan perhitungan didapatkan bahwa nilai faktor keamanan (FK) lereng dalam kondisi jenuh pada penampang A-A' adalah 1,246 dan penampang B-B' adalah 1,075. Untuk meningkatkan nilai faktor keamanan (FK) lereng dapat dilakukan dengan metode penanggulangan muka air tanah (MAT) yaitu dengan pemasangan pipa horizontal ataupun pembuatan saluran air sehingga air tidak tergenang dan tidak membuat lereng jenuh. Selain itu, dapat juga menerapkan metode penggurangan kemiringan lereng.}, keywords = {Longsor, Analisis kestabilan lereng, Faktor Keamanan, Penampang} }