<mods:mods xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" version="3.3" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>Penerapan Pembelajaran Kooperatif Tipe Teams&#13;
Games Tournament pada Pembelajaran Matematika&#13;
Siswa Kelas XI IPS SMA Negeri 1 Pasaman</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Nora</mods:namePart><mods:namePart type="family">Gustari</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Pemahaman konsep matematika siswa kelas XI IPS SMA Negeri 1&#13;
Pasaman masih belum maksimal ini diduga karena siswa terbiasa menghafal&#13;
rumus tanpa mengetahui konsepnya. Untuk itu, salah satu cara yang dapat&#13;
mengatasi masalah ini adalah dengan menerapkan ”Pembelajaran Kooperatif Tipe&#13;
Teams Games Tournament (TGT)”. Rumusan masalah penelitian ini adalah “&#13;
Apakah pemahaman konsep siswa yang menggunakan pembelajaran kooperatif&#13;
tipe TGT lebih baik daripada pemahaman konsep siswa dengan pembelajaran&#13;
konvensional?”. Hipotesis dalam penelitian ini yaitu pemahaman konsep siswa&#13;
yang menggunakan pembelajaran kooperatif tipe TGT lebih baik daripada&#13;
pemahaman konsep siswa dengan pembelajaran konvensional.&#13;
Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan model rancangan&#13;
Randomized Control Group Only Design. Populasi penelitian ini adalah siswa&#13;
kelas XI IPS SMA Negeri 1 Pasaman. Sampel dalam penelitian ini adalah Kelas&#13;
XI IPS 5 sebagai kelas eksperimen dengan jumlah siswa 38 orang dan kelas XI&#13;
IPS 4 sebagai kelas kontrol dengan jumlah siswa 38 orang. Instrumen penelitian&#13;
yang digunakan adalah tes akhir pemahaman konsep. Tes akhir pemahaman&#13;
konsep memuat soal-soal pemahaman konsep matematika siswa. Data yang&#13;
diperoleh dari tes akhir pemahaman konsep dianalisis dengan menggunakan uji-u.&#13;
Berdasarkan hasil penelitian terlihat bahwa nilai rata-rata kemampuan&#13;
pemahaman konsep matematika siswa kelas eksperimen lebih baik daripada&#13;
pemahaman konsep matematika siswa kelas kontrol. Ini dapat diketahui dari nilai&#13;
rata-rata tes akhir pemahaman konsep dari kedua kelas sampel. Nilai rata-rata&#13;
kelas eksperimen adalah 78,34 dan nilai rata-rata kelas kontrol adalah 76,34.&#13;
Namun, berdasarkan hasil uji hipotesis tidak terlihat adanya perbedaan&#13;
pemahaman konsep matematika siswa antara kelas esperimen dengan kelas&#13;
kontrol. Jadi, dapat disimpulkan bahwa pemahaman konsep siswa dengan&#13;
penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TGT tidak lebih baik daripada&#13;
pemahaman konsep siswa dengan penerapan pembelajaran konvensional.&#13;
i</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">LC Special aspects of education</mods:classification><mods:classification authority="lcc">QA Mathematics</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8601">2013</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas Negeri Padang;Pendidikan Matematika FMIPA UNP</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>