%0 Thesis %9 Bachelor/Tugas Akhir %A Deswandri, Fauzi %A FT UNP, %B Teknik Pertambangan FT UNP %D 2019 %F repounp:43134 %I Universitas Negeri Padang %K Eceng Gondok, Eksperimen, Variasi Waktu, Penyerapan Merkuri (Hg), Kruskal Wallis %T Variasi Waktu terhadap Penyerapan Merkuri (Hg) oleh Eceng Gondok (Eichhornia Crassipes): Studi Kasus Air Danau Bekas PETI di Jorong Jujutan, Nagari Lubuk Gadang, Kecamatan Sangir, Kabupaten Solok Selatan %U https://repository.unp.ac.id/id/eprint/43134/ %X Penambangan emas ilegal yang terjadi di Jorong Jujutan, Nagari Lubuk Gadang, Kecamatan Sangir, Kabupaten Solok Selatan menghasilkan genangan air berupa danau kecil yang memiliki kadar Merkuri (Hg) 0,0076 mg/L diatas baku mutu berdasarkan peraturan Gubenur Sumatera Barat No. 5 Tahun 2008 yaitu 0,002 mg/L. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dimana Eceng Gondok dengan massa 600 gr diletakkan pada wadah yang berisi 2L air dengan kadar mercuri 0,0076 mg/L. Variasi waktu yang diamati adalah 3, 6, dan 9 hari. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan 1 gram Eceng Gondok mampu menyerap Hg sebanyak 2,15 x10-5 mg/L dalam 3 hari ini sebanding dengan 80% dari kadar Merkuri dalam sampel. Namun variasi waktu 3, 6, dan 9 hari tidak berpengaruh secara signifikan terhadap penyerapan Merkuri (Hg) oleh Eceng Gondok (Eichornia Crassipes). Hasil ini dibuktikan dengan uji Kruskal Wallis dengan hasil (Hhitung= 4,2738) <(Htabel= 7,815). Maka H0 diterima artinya tidak ada pengaruh yang signifikan variasi waktu terhadap penyerapan merkuri (Hg) oleh Eceng Gondok.