<mods:mods xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" version="3.3" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>Peran Penting Penerimaan Pajak Bumi Bangunan dan &#13;
Kontribusinya pada Pendapatan Asli Daerah Kota &#13;
Padang</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Syahrul</mods:namePart><mods:namePart type="family">Ramadhan</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Penelitian ini bertujun untuk melihat Peran Penting Penerimaan Pajak Bumi Bangunan dan Kontribusinya Pada Pendapatan Asli Daerah Kota Padang.Yang menjadi objek pada penelitian ini adalah  penerimaan Pajak Bumi dan&#13;
Bangunan (PBB) di BAPENDA kota Padang dalam periode 5 tahun terakhir (2017-2021). Metode yang digunakan adalah Deskriptif, yaitu metode yang penelitian untuk mengambarkan mengenai situasi atau kejadian. Data dikumpulkan melalui wawancara dan juga diperoleh dari data yang telah ada pada&#13;
Badan Pendapatan Daerah (BAPENDA) Kota Padang. Berdasarkan data realisasi Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) di kota Padang mengalami kenaikan setiap tahunya yaitu pada periode (2017-2021) dan tahun 2017 penerimaan pajak bumi&#13;
dan bangunan melebihi target yang ditetapkan, sedangkan pada tahun 2018-2021 penerimaan tidak mencapai target tetapi penerimaan di tahun tersebut mengalami&#13;
kenaikan dari tahun-tahun sebelumnya walaupun tidak mencapai target namun kenaikan ini memperlihatkan bahwa tingkat kesadaran wajib pajak terhadap PBB mulai naik. Artinya, dari data tersebut didapatkan hasil kontribusi Pajak Bumi dan&#13;
Bangunan (PBB) terhadap Pendapatan Asli Daerah dari tahun 2017-2021 adalah rata-ratanya sebesar 11,34%. Dimana, berdasarkan kriteria dan indikator penilaian&#13;
yang dipakai menjelaskan bahwa kontribusi PBB kurang berkontribusi, karena kontribusi pajak bumi dan bangunan rata-ratanya berada dibawah 20%. Hal ini disebabkan realisasi penerimaan PBB kurang tinggi.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">HD28 Management. Industrial Management</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8601">2022-09-02</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas Negeri Padang;Manajemen Pajak FEB UNP</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>