TY - THES AV - public UR - https://repository.unp.ac.id/id/eprint/43068/ A1 - Herlita, Padeni ID - repounp43068 Y1 - 2018/08// N2 - Area 242 merupakan suatu lokasi penambangan yang berada di kawasan PT Semen Padang,pada proses penambangan clay di area 242 ini menggunakan 13 unit alat angkut dan 1 buah alat muat. Target produksi pengupasan clay/hari tidak tercapai. Hal ini disebabkan karena kurang baiknya Komposisi alat mekanis dan banyaknya waktu tunggu yang terjadi pada alat angkut. Tujuan penelitian ini adalah menghitung produksitifitas alat, menghitung keserasian alatdi penambngan soil, mendapatkan upaya dan mengurangi waktu antrian pada produksi soil di area 242, dan mendapatkanmatch factor sama dengan 1. Dalam penelitian ini digabungkan antara teori dengan data-data lapangan, sehingga di dapat pendekatan penyelesaian masalah. Dan hasil pengolahan data akan dianalisa untuk selanjutnya dapat dihasilkan suatu rekomendasi. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan. Pertama, produktivitas Kobelco SK200 pada 1 fleeta dalah 1.322,4 ton/haridan produktivitas komatsu DT Hino 500 FM260TI adalah 1.308,5 ton/hari . Kedua, Setelah ditingkatkan 2fleet dan penambahan 1 unit excavatortype Kobelco SK200 dan produktivitas Kobelco SK200 adalah 3.037, 34 ton/hari dan DT Hino 500 FM260TI 13 unit maka alatangkutmenjadi 3006,38 ton/hari. Ketiga, upaya untuk mengurangi waktu antrian melakukan perbaikan komposisi alat menjadi MF=1.Keempat, analisa perhitungan MF=1 pada fleet 1=13 unit Hino, fleet 2= 13 unit. M1 - Skripsi PB - Universitas Negeri padang KW - PRODUKSI KW - MATCH FACTOR KW - TEORI ANTRIAN KW - EXCAVATOR KW - DUMPTRUCK TI - Analisis Kebutuhan Alat Muat dan Aalat Angkut pada Kegiatan Penambangan Soil di Area 242 dengan Penerapan Metode Antrian untuk Memenuhi Target Produksi Clay 3000 Ton/Hari ER -