%0 Thesis %9 Bachelor/Skripsi %A Parni, Mai %A FIS, %B Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan FIS UNP %D 2020 %F repounp:43018 %I Universitas Negeri Padang %K PROGRAM KELUARGA HARAPAN, MASYARAKAT KURANG MAMPU, ALAHAN PANJANG %T Pemanfaatan Dana Program Keluarga Harapan oleh Masyarakat Kurang Mampu (Studi di Kanagarian Alahan Panjang, Kabupaten Solok %U https://repository.unp.ac.id/id/eprint/43018/ %X Kemiskinan masih menjadi masalah utama di negara berkembang termasuk Indonesia. Untuk mengatasi kemiskinan pemerintah melaksanakan berbagai program pengentasan kemiskinan, salah satunya yaitu Program Keluarga Harapan. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan penerima di bidang pendidikan dan kesehatan. Namun, dalam memanfaatkan dana tersebut masih ada yang belum sesuai dengan tujuan program. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemanfaatan dana PKH oleh masyarakat kurang mampu dalam bidang pendidikan dan kesehatan di Kanagarian Alahan Panjang, mendeskripsikan permasalahan apa saja yang terjadi dalam proses pemanfaatan dana PKH di Kanagarian Alahan Panjang, mendeskripsikan penyebab terjadinya permasalahan dalam pemanfaatan dana PKH di Kanagarian Alahan Panjang. Penelitian ini dilakukan di Kanagarian Alahan Panjang, Kecamatan Lembah Gumanti. Metode penelitian dilakukan melalui pendekatan kualitatif deskriptif dengan menggunakan data primer dan sekunder. Informan penelitian adalah dinas sosial, pendamping PKH, dan penerima PKH. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Uji keabsahan data menggunakan teknik trianggulasi data. Teknik analisis data melalui tiga alur kegiatan yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam proses pemanfaatan dana PKH masyarakat penerima menggunakannya untuk keperluan pendidikan dan kesehatan. Namun, masih terjadi permasalahan yaitu adanya penerima PKH yang kurang cermat dalam memanfaatkan dana bantuan dan tidak memanfaatkan dana untuk pendidikan dan kesehatan. Hal tersebut terjadi karena kurangnya pengawasan dari pendamping, penerima tidak hadir saat sosialisasi dan penerima tidak tepat sasaran