<mods:mods xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" version="3.3" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>Kajian Teknis Rancangan Area Final Dump Palapa di Pit&#13;
Pinang South, Departemen Jupiter PT. Kaltim Prima Coa</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Fadhilah</mods:namePart><mods:namePart type="family">Alkholik</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Salah satu kegiatan penambangan di PT. Kaltim Prima Coal adalah&#13;
melakukan penimbunan material overburden pada suatu area hingga mencapai&#13;
kondisi final (final dump). Area final dump harus memiliki rancangan sistem&#13;
penyaliran untuk mengontrol air limpasan pada area tersebut agar air tidak masuk ke&#13;
front kerja dan mengganggu aktivitas penambangan. Pada bulan Oktober tahun 2018&#13;
di Pit Pinang South Departemen Jupiter PT. Kaltim Prima Coal akan dibuka area&#13;
dumping Palapa dengan area seluas 101,29 ha dari elevasi 40-160 mdpl dan&#13;
diperkirakan akan final pada akhir tahun 2020. Nilai curah hujan harian maksimum&#13;
dari data curah hujan 5 tahun (2013-2017) untuk periode ulang 25 tahun adalah&#13;
sebesar 112,917 mm/hari. Pada area final dump Palapa dibuat 3 saluran terbuka&#13;
berbentuk trapesium dengan dimensi lebar dasar saluran 2 m dan kedalaman saluran&#13;
sebesar 1 m. Penentuan klasifikasi aliran air dihitung menggunakan indikator&#13;
bilangan froude. Hasil perhitungan menunjukan aliran bersifat super kritis (f&gt;1) pada&#13;
semua segmen saluran sehingga diperlukan perkuatan menggunakan tyre drop&#13;
structure yang berasal dari ban bekas dumptruck Komatsu HD 785 dan CAT HD&#13;
785. Air limpasan dari area dumping selanjutnya dialirkan menggunakan saluran&#13;
terbuka yang mengalir memanfaatkan gaya gravitasi menuju kolam pengendapan&#13;
lumpur Angsoka. Saluran terbuka berbentuk trapesium dengan dimensi lebar dasar&#13;
saluran 2 m dan kedalaman saluran 2 m.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">TN Mining engineering. Metallurgy</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8601">2019-01</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas Negeri Padang;Teknik Pertambangan FT UNP</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>