<mods:mods xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" version="3.3" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>Evaluasi Biaya dan Kebutuhan Alat Angkut dan Alat Muat&#13;
Pengupasan Lapisan Tanah Penutup (Overeburden) Pit B&#13;
PT. Bina Bara Sejahtera Kecamatan Ulok Kupai Kabupaten&#13;
Bengkulu Utara Provinsi Bengkulu.</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Fachrur</mods:namePart><mods:namePart type="family">Isgianda</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>PT. Bina Bara Sejahtera menargetkan pembongkaran overburden adalah&#13;
sebesar 175.000 Bcm/Bulan. Pada saat melakukan penelitian pada bulan Januari&#13;
2015 target produksi tidak tercapai. Permasalahan belum tercapainya target&#13;
produksi dari overburden tersebut dikarenakan banyaknya hambatan kerja yang&#13;
harusnya dapat dihindari dan yang tidak dapat dihindari dalam waktu kerja.&#13;
Upaya untuk mencapai target produksi overburden dari kerja alat mekanis&#13;
adalah melakukan perhitungan efisiensi kerja secara aktual (sebelum evaluasi) dan&#13;
setelah peningkatan (setelah evaluasi) dari kerja alat mekanis, sehingga diperoleh&#13;
perhitungan produksi dan biaya operasi kerja alat mekanis pada overburden secara&#13;
aktual dan setelah peningkatan efisiensi kerja .&#13;
Efisiensi kerja aktual (sebelum evaluasi) untuk unit Excavator Komatsu&#13;
PC 300 yang bekerja pada fleet 1 adalah 53,91%, fleet 2 adalah 52,22%, fleet 3&#13;
50,53% dan fleet 4 adalah 51,47%, ADT Volvo BM A35C di fleet 1 adalah&#13;
55,15%, fleet 2 adalah 50,81%, fleet 3 adalah 50,36% dan fleet 4 adalah 52,08%.&#13;
Efisiensi kerja stelah peningkatan (setelah evaluasi) untuk unit Excavator&#13;
Komatsu PC 300 yang bekerja di fleet 1 adalah 67,97%, fleet 2 adalah 67,22, fleet&#13;
3 adalah 64,47% dan fleet 4 adalah 66,47%. ADT Volvo BM A35 C di fleet 1&#13;
adalah 74,91%, fleet 2 adalah 67,22%, fleet adalah 64,47% dan fleet 4 adalah&#13;
66,47%. Produksi aktual (sebelum evaluasi) pada pembongkaran overburden fleet&#13;
1 adalah 28.944,24 bcm/bulan, fleet 2 adalah 28.449,67 bcm/bulan, fleet 3 adalah&#13;
22.955,50 bcm/bulan dan fleet 4 adalah 36.844,61 bcm/bulan dan setelah&#13;
peningkatan efisiensi kerja (setelah evaluasi) oprasi pembongkaran overburden&#13;
fleet 1 adalah 53.402 bcm/bulan, fleet 2 adalah 52.168,92 bcm/bulan, fleet 3&#13;
adalah 40.365,49 bcm/bulan dan fleet 4 adalah 60.548,61 bcm/bulan. Operating&#13;
cost (sebelum evaluasi) operasi pembongkaran overburden untuk Excavator&#13;
Komatsu PC 300 dan ADT Volvo BM A35C yaitu Rp. 2.317.249.728. Operating&#13;
cost setelah peningkatan efisiensi kerja (setelah evaluasi yaitu Rp. 3.019.797.720.&#13;
Biaya produksi per Bcm overburden aktual yaitu Rp.19,772/bcm setelah&#13;
peningkata efisiensi (setelah evaluasi) yaitu Rp.14.6125/bcm</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">TN Mining engineering. Metallurgy</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8601">2018-08</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas Negeri Padang;Teknik Pertambangan FT UNP</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>