%0 Thesis %9 Bachelor/Tugas Akhir %A Alkad, Ebran %A FT UNP, %B Teknik Pertambangan FT UNP %D 2018 %F repounp:42992 %I Universitas Negeri Padang %K Lahan Bekas Tambang, Rencana Reklamasi, Revegetasi, Biaya %T Perencanaan dan Biaya Reklamasi Lahan Bekas Tambang Area Tambang Batubara PT. Baturona Adimulya Desa Supat Barat Kecamatan Babat Supat Kabupaten Musi Banyuasin %U https://repository.unp.ac.id/id/eprint/42992/ %X PT. Baturona Adimulya merupakan perusahaan tambang batubara yang berlokasi di Desa Supat Barat Kecamatan Babat Supat Kabupaten Musi Banyuasin. PT. Baturona Adimulya memiliki sebuah Lahan Bekas Tambang dengan luas ±3,476 ha yang sudah tidak difungsikan. Kondisi lahan saat ini memiliki ketinggian elevasi 11 meter dengan kemiringan lereng ±12% sehingga pada sisi lereng lahan, disaat musim panas menimbulkan debu dan musim hujan menimbulkan erosi. Pihak perusahaan merencanakan akan mereklamasi Lahan Bekas Tambang tersebut. Namun pada dokumen Rencana Penutupan Tambang, disebutkan bahwa pada lahan ini rencana penanaman baru sampai memperhitungkan penanaman tanaman perintis (tanaman pemula) yakni sengon, sedangkan untuk penanaman tanaman inti reklamasi belum ditentukan antara kelapa sawit atau karet. Oleh karena itu, dalam upaya reklamasi pada lahan bekas tambang, perlu dibuat perencanaan yang baik dengan penanaman tanaman yang sesuai dengan karakteristik pada lahan tersebut.Perencanaan teknis kegiatan reklamasi dimulai dari mengetahui karakteristik tanah, pengaturan bentuk lahan dengan meratakan kondisi lahan timbunan, kemudian perbaikan lereng dengan membuat terasering, penaman cover crop. Selanjutnya proses revegetasi yang dimulai dari pengajiran, penggalian lubang tanam, penanaman, dan perawatan (2 tahun setelah masa penanaman bibit).Berdasarkan hasil pengujian labor, karakteristik lahan bekas tambang sesuai untuk ditanami tanaman karet atau kelapa sawit. Berdasarkan perhitungan dalam perencanaan reklamasi lahan bekas tambang dengan cara revegetasi, didapatkan total biaya keseluruhan adalah Rp. 160.718.561,00 untuk kelapa sawit dengan sengon laut, dan Rp. 158.399.324,00 untuk karet dengan sengon lau