%A Nefa Rizki Dian %I Universitas Negeri padang %T Optimalisasi Kinerja Limestone Crusher IIIA (LSC IIIA) dengan Metode Overall Equipment Effectiveness (OEE) untuk Memenuhi Target Produksi Limestone di PT. Semen Padang Kecamatan Lubuk Kilangan, Padang, Sumatera Barat %D 2019 %K OVERALL EQUIPMENT EFFECTIVENESS, METODE OVERALL EQUIPMENT EFFECTIVENESS %L repounp42949 %X PT. Semen Padang menggunakan metode tambang terbuka yaitu penambangan quarry adalah metode tambang yang dilakukkan menggali endapan- endapan bahan galian industri atau mineral industri. Bahan galian yang telah ditambang akan diremukan sesuai ukuran melalui alat crusher. Alat crusher yang gunakan adalah hammer crusher. Setiap Crusher memiliki kapasitas 1300 ton/jam pada LSC II, 1500 ton/jam dan 1700 ton/jam untuk LSC IIIA dan LSC IIIB, dan 2200 ton/jam untuk LSC VI. Penelitian ini menggunakan Metode Overall Equipment Effectiveness, karena overall equipment effectiveness bertujuan untuk mengukur apakah peralatan bekerja dengan normal atau tidak. Standard kelas dunia overall equipment effectiveness sebesar 85% dengan standard nilai availability 90% nilai performance rate 95%, dan nilai quality rate 99,9%. Nilai overall equipment effectiveness pada alat crusher masih sangat rendah yaitu sebesar 45,216%. Jadi dibutuhkan penurunan nilai breakdown sebesar 59,1466% atau menjadi 1 jam perhari dari 2,45 jam perhari dan standby sebesar 76,209% atau menjadi 0,67 jam perhari dari 2,82 jam perhari. Sehingga nilai Overall Equipment Effectiveness meningkat di angka wajar yaitu menjadi 60,089%. Maksudnya adalah crusher bekerja dengan wajar.