<didl:DIDL xmlns:dii="urn:mpeg:mpeg21:2002:01-DII-NS" xmlns:dip="urn:mpeg:mpeg21:2002:01-DIP-NS" xmlns:didl="urn:mpeg:mpeg21:2002:02-DIDL-NS" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/" DIDLDocumentId="https://repository.unp.ac.id/id/eprint/42895" xsi:schemaLocation="urn:mpeg:mpeg21:2002:02-DIDL-NS http://standards.iso.org/ittf/PubliclyAvailableStandards/MPEG-21_schema_files/did/didl.xsd urn:mpeg:mpeg21:2002:01-DII-NS http://standards.iso.org/ittf/PubliclyAvailableStandards/MPEG-21_schema_files/dii/dii.xsd urn:mpeg:mpeg21:2005:01-DIP-NS http://standards.iso.org/ittf/PubliclyAvailableStandards/MPEG-21_schema_files/dip/dip.xsd">
  <didl:Item>
    <didl:Descriptor>
      <didl:Statement mimeType="application/xml">
        <dii:Identifier>https://repository.unp.ac.id/id/eprint/42895</dii:Identifier>
      </didl:Statement>
    </didl:Descriptor>
    <didl:Descriptor>
      <didl:Statement mimeType="application/xml">
        <dcterms:modified>2026-05-20T04:26:18Z</dcterms:modified>
      </didl:Statement>
    </didl:Descriptor>
    <didl:Component>
      <didl:Resource mimeType="application/xml" ref="https://repository.unp.ac.id/cgi/export/eprint/42895/DIDL/repounp-eprint-42895.xml"/>
    </didl:Component>
    <didl:Item>
      <didl:Descriptor>
        <didl:Statement mimeType="application/xml">
          <dip:ObjectType>info:eu-repo/semantics/descriptiveMetadata</dip:ObjectType>
        </didl:Statement>
      </didl:Descriptor>
      <didl:Component>
        <didl:Resource mimeType="application/xml">
          <oai_dc:dc xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/ http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
        <dc:relation>https://repository.unp.ac.id/id/eprint/42895/</dc:relation>
        <dc:title>Analisis&#13;
Pengaruh Kecepatan Aliran Udara terhadap Penurunan Temperatur Efektif pada&#13;
Alat Simulasi Ventilasi Tambang Bawah Tanah</dc:title>
        <dc:creator>Syaputra, Dhoni</dc:creator>
        <dc:subject>TN Mining engineering. Metallurgy</dc:subject>
        <dc:description>Pada tambang bawah tanah sistem ventilasi sangat berperan penting dalam&#13;
hal pemenuhan kebutuhan udara pernafasan pekerja, membersihkan udara kotor,&#13;
gas-gas beracun, konsentrasi debu, mengatur panas dan kelembaban udara di&#13;
dalam tambang. Masalah yang sering terjadi di penambangan bawah tanah,&#13;
khususnya di Sawahlunto adalah tingginya suhu temperatur di front penambangan&#13;
pekerja, sehingga keamanan dan kenyamanan para pekerja tidak sesuai lagi&#13;
dengan aturan yang telah ditetapkan oleh Kepmen 555K/MPE/1990. Untuk&#13;
mengatasi masalah tersebut, perlu dibuat sistem ventilasi yang dapat menurunkan&#13;
suhu yang panas menjadi suhu temperatur yang efektif.&#13;
Untuk memenuhi standar kebutuhan udara dan suhu temperatur yang&#13;
efektif di front penambangan, penulis mencoba untuk melakukan percobaan&#13;
dengan alat simulasi ventilasi tambang bawah tanah yang berada di laboratorium&#13;
tambang FT.UNP, percobaan dilakukan dengan mengalirkan perbedaan kecepatan&#13;
aliran udara dengan mempergunakan fan hisap, fan hembus 16”, fan hembus 20”&#13;
variasi 3 kecepatan tanpa penambahan air dan fan hembus 20” variasi 3 kecepatan&#13;
dengan pengaturan penambahan air Minimum, Medium, dan Maximum ke alat&#13;
simulasi ventilasi tambang bawah tanah tersebut.&#13;
Berdasarkan data yang didapat pada titik-titik point pengukuran yang&#13;
menggunakan alat Digital Anemometer dan Digital Sling Psychometer, maka&#13;
didapatkanlah kesimpulan bahwa dengan rata-rata kenaikan kecepatan aliran&#13;
udara sebanyak 30 % mampu menurunkan suhu temperatur efektif sebesar 15%.&#13;
Pada penelitian ini, Suhu temperatur terendah berada pada titik point B, pada&#13;
percobaan yang menggunakan fan hembus 20” kecepatan high dengan pengaturan&#13;
penambahan air Maximum, yakni 15,40C (turun dari 19,80 C, atau sebesar 28,5%&#13;
dengan mempergunakan tipe fan dengan kecepatan yang sama, tetapi tanpa&#13;
penambahan air) dengan kecepatan aliran udara sebesar 5,22 m/detik, (naik dari&#13;
3,20 m/detik, atau sebesar 63 % dengan mempergunakan tipe fan dengan&#13;
kecepatan yang sama, tetapi tanpa penambahan air</dc:description>
        <dc:date>2019-02</dc:date>
        <dc:type>Thesis</dc:type>
        <dc:type>NonPeerReviewed</dc:type>
        <dc:format>text</dc:format>
        <dc:language>en</dc:language>
        <dc:identifier>https://repository.unp.ac.id/id/eprint/42895/1/final_B1_11_DHONI_SYAPUTRA_292_1307275_2019.pdf</dc:identifier>
        <dc:identifier>  Syaputra, Dhoni  (2019) Analisis Pengaruh Kecepatan Aliran Udara terhadap Penurunan Temperatur Efektif pada Alat Simulasi Ventilasi Tambang Bawah Tanah.  Bachelor/Tugas Akhir thesis, Universitas Negeri Padang.   </dc:identifier></oai_dc:dc>
        </didl:Resource>
      </didl:Component>
    </didl:Item>
    <didl:Item>
      <didl:Descriptor>
        <didl:Statement mimeType="application/xml">
          <dip:ObjectType>info:eu-repo/semantics/objectFile</dip:ObjectType>
        </didl:Statement>
      </didl:Descriptor>
      <didl:Component>
        <didl:Resource mimeType="text" ref="https://repository.unp.ac.id/id/eprint/42895/1/final_B1_11_DHONI_SYAPUTRA_292_1307275_2019.pdf"/>
      </didl:Component>
    </didl:Item>
    <didl:Item>
      <didl:Descriptor>
        <didl:Statement mimeType="application/xml">
          <dip:ObjectType>info:eu-repo/semantics/humanStartPage</dip:ObjectType>
        </didl:Statement>
      </didl:Descriptor>
      <didl:Component>
        <didl:Resource mimeType="application/html" ref="https://repository.unp.ac.id/id/eprint/42895/"/>
      </didl:Component>
    </didl:Item>
  </didl:Item>
</didl:DIDL>