<mods:mods xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" version="3.3" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>Kajian Teknis dan Ekonomis Pengupasan Overburden&#13;
Penambangan Batubara Pit Yudistira PT. Putra Muba&#13;
Coal</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Juanda</mods:namePart><mods:namePart type="family">Juanda</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>PT. Putra Muba Coal Merupakan salah satu perusahaan swasta di provinsi&#13;
Sumatera Selatan yang bergerak dibidang pertambangan batubara. PT. Putra&#13;
Muba Coal merupakan salah satu anak perusahaan PT. Bhakti Coal Resources,&#13;
memulai kegiatan komersial pada tahun 2007 dan saat ini kegiatan utama adalah&#13;
eksplorasi dan penambangan bahan galian batubara.&#13;
Pada saat ini PT. Putra Muba Coal memiliki 1 (satu) front kerja untuk&#13;
kegiatan pengupasan overburden yaitu pada Pit Yudistira. Kegiatan pengupasan&#13;
overburden ini dilakukan dengan menggunakan rangkaian kerja Excavator&#13;
sebagai alat muat dan Dump Truck sebagai alat angkut dengan target 82.500&#13;
BCM/bulan.&#13;
Berdasarkan pengamatan pada pengupasan overburden di PT. Putra Muba&#13;
Coal belum optimal, hal ini disebabkan oleh tidak optimalnya penggunaan&#13;
peralatan yang bekerja di lapangan dengan adanya alat muat yang menunggu di&#13;
lapangan.&#13;
Secara aktual total produksi alat muat adalah 73.375,07 BCM/bulan, dan&#13;
alat angkut 55.989,23 BCM/bulan. Hal ini menyebabkan tidak tercapainya target&#13;
produksi overburden yang telah direncanakan. Setelah dilakukan analisis&#13;
didapatkan penyebab rendahnya produksi yaitu akibat effsiensi kerja yang rendah&#13;
dan kurangnya alat angkut yang digunakan. Dengan meningkatkan effisiensi kerja&#13;
dan melakukan penambahan alat angkut, maka didapatkan total produksi alat&#13;
muat 84.224 BCM/bulan dan alat angkut 85.720,35 BCM/bulan.&#13;
Dari hasil perhitungan didapatkan besarnya biaya produksi alat muat dan&#13;
alat angkut untuk mengupas overburden sebelum dianalisis adalah 84817.57&#13;
$/bulan atau 1.52 $/BCM, dan setelah dianalisis besarnya biaya produksi alat&#13;
muat dan alat angkut menjadi 113562.22 $/bulan atau 1.32 $/BCM, sehingga&#13;
untuk mengupas overburden sesuai dengan target produksi yang direncanakan&#13;
sebesar 82.500 BCM dibutuhkan biaya sebesar $ 108900.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">TN Mining engineering. Metallurgy</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8601">2016-01</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas Negeri Padang;Teknik Pertambangan FT UNP</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>