<mods:mods xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" version="3.3" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>Evaluasi Jalan Angkut untuk Produksi Penambangan Batu Silika pada Daerah Bukit Ngalau PT. Semen Padang</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Hendra Eka</mods:namePart><mods:namePart type="family">Putra</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>PT. Semen Padang merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang&#13;
didirikan pada tanggal 18 maret 1910 dan terletak di Indarung, sekitar 15 Km di&#13;
sebelah timur kota Padang, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang, Provinsi&#13;
Sumatera Barat. Memiliki ketinggian lebih kurang 200 m di atas permukaan laut.&#13;
PT. Semen padang melakukan kegiatan penambangan batu kapur dan batu silika&#13;
dengan menggunakan metoda tambang terbuka.&#13;
PT. Semen Padang menargetkan produksi batu kapur 26.000 ton/hari, dan&#13;
batu silika 3.500 ton/hari. Untuk mencapai target tersebut PT. Semen Padang&#13;
harus menyediakan jalan angkut yang ideal dan memenuhi standar jalan untuk&#13;
daerah tambang. Namun hal yang sering dihadapi PT. Semen Padang khususnya&#13;
pada Bukit Ngalau adalah tidak tercapainya target produksi per hari nya. Hal itu&#13;
disebabkan karena geometri jalan yang belum memenuhi standar jalan tambang&#13;
pada umumnya. Seperti kemiringan jalan yang lebih dari 8 % dan juga jalan yang&#13;
tidak mempunyai cross slope.&#13;
Dari hasil penelitian yang didapatkan di lapangan, peneliti menyimpulkan&#13;
bahwa untuk geometri jalan yang ideal pada Bukit Ngalau yaitu dengan lebar&#13;
jalan lurus adalah 8,5 m, lebar jalan pada tikungan adalah 12,5 m. Cross slope&#13;
yang harus diterapkan pada jalan lurus adalah setinggi 17 cm, pada tikungan&#13;
42cm. Jari-jari adalah 8,2 m dan superelevasi adalah 33 mm/m. Kemiringan jalan&#13;
angkut pada Bukit Ngalau besar dari 8 %.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">TN Mining engineering. Metallurgy</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8601">2014-09</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas Negeri Padang;D3 Teknik Pertambangan FT UNP</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>