@phdthesis{repounp42770, month = {July}, school = {Universitas Negeri Padang}, year = {2018}, title = {Rancangan Ulang Sistem Penyaliran Tambang Bawah Tanah pada Front Penambangan Batubara Tunnel THC- 01 di CV. Tahiti Coal Kecamatan Talawi, Kota Sawahlunto}, author = {Lisminiyati, Anita}, url = {https://repository.unp.ac.id/id/eprint/42770/}, abstract = {Pompa yang ada saat ini tidak dapat bekerja secara optimal pada penambangan C.11 dan C.12 dikarenakan nilai inlet yang didapatkan lebih besar daripada nilai outlet, besarnya debit air yang masuk membuat perusahaan kesulitan mengatasinya, karena belum ada pengukuran debit air secara detail. Pengukuran debit air pada sistem akifer sekunder sulit dilakukan karena tidak adanya peta sebaran struktur, oleh karena itu pengukuran dilakukan secara manual. Saat ini CV. Tahiti Coal belum mempunyai settling pond sebagai tempat pengontrol kualitas air sebagaimana persyaratan yang ditetapkan oleh KEPMEN Pertambangan dan Energi no: 1211.K/008/M.PE/1995 Pasal 9 ayat 1 dan ayat 2. Jenis penelitian ini termasuk kedalam jenis penelitian terapan (Applied Rresearch). Dari hasil pengolahan diperoleh debit air tanah total yang masuk ke tambang sebanyak 5,092 m3/menit. Jumlah pompa yang dibutuhkan untuk rancangan ulang instalasi pompa 12 unit pompa Tsurumi Hs(Z)3,75S-51 sesuai yang disediakan perusahaan dan dibutuhkan penambahan pompa 3 unit pompa Tsurumi LH637-50 menggunakan pipa HDPE berdiameter 6 inch. Sump 1 berbentuk segiempat dengan dimensi panjang 2 m, lebar 1 m, dan kedalaman 2 m. Sump 2 berbentuk trapesium dengan dimensi panjang 10,12 m, lebar 6,6 m dan kedalaman 3 m . Kolam pengendapan lumpur/settling pond direncanakan 3 kompartemen, 2 penyekat, kedalaman kolam 4 m dengan kapasitas masing- masing kompartemen sebesar 254 m3 dan kapasitas seluruh sebesar 761,18 m}, keywords = {Pompa, Head Losses, Sump, Settling pond.} }