%A Andri Van Deni %I Universitas Negeri Padang %T Analisis Implementasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja di Tambang Batubara Bawah Tanah PT. Cahaya Bumi Perdana dalam Rangka Pembentukan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja %D 2018 %K keselamatan. Kesehatan, bahaya, tambang batubara bawah tanah %L repounp42769 %X Kondisi tidak aman dan tindakan tidak aman di PT Cahaya Bumi Perdana menjadi penyebab utama kecelakaan yang menimbulkan kehilangan dan kerugian pada manusia, kerusakan peralatan, mengganggu produksi dan lainnya. Jumlah kecelakaan kerja yang cenderung naik, temperatur efektif yang berada antara 27- 29 oC, Gas penambangan yang berbahaya, minimnya pemakaian alat pelindung diri, dan belum adanya identifikasi bahaya pada beberapa lingkungan kerja. Berlatarkan masalah tersebut penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan penerapan K3 perusahaan, statistik kecelakaan kerja, potensi bahaya yang ada di lingkungan kerja serta merekomendasikan beberapa standard operating procedure. Penerapan K3 di perusahaan masih belum optimal, hal ini tampak pada minimnya pekerja menggunakan APD serta dari hasil statistik kecelakaan kerja di PT Cahaya bumi perdana dari tahun 2012 sampai 2017 menunjukkan terjadi nya fluktuasi tingkat keparahan dan kekerapan kecelakaan, dengan rata rata nilai FR sebesar 39,6 dan SR sebesar 38 hari hilang. bahaya tidak dapat sepenuhnya dihilangkan, namun dapat diminimalsir. penelitian ini menggunakan metode JSA dan JHA untuk mengidentifikasi dan menganalisis bahaya pada suatu pekerjaan. JSA dan JHA digunakan untuk mengidentifikasi bahaya kerja di sistem ventilasi, supporting, transportasi lori, dan penggalian batubara. setelah melakukan identifikasi bahaya tersebut, sehingga untuk mengendalikannya akan diberikan sebuah rekomendasi. Tidak hanya melakukan kegiatan identifikasi bahaya, namun penelitian ini juga akan mebuat beberapa SOP. Dengan menganalisis pada kedua persyaratan ini maka diharapkan dengan adanya JSA, JHA dan SOP akan mempermudah dalam rangka pembentukan sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja.