<mods:mods xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" version="3.3" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>Evaluasi Penggalian Kapal Keruk 19 Bangka 2 Untuk Meningkatkan Koefisien Hasil (KH) Laut Paya Kundur PT Timah (Persero) Tbk Wilayah Kepri dan Riau</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">David</mods:namePart><mods:namePart type="family">David</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>PT Timah (Persero) Tbk Wilayah Kepri dan Riau memiliki daerah kuasa&#13;
penambangan seluas  43.972 Ha. Dalam melakukan penambangan perlu adanya&#13;
evaluasi penambangan untuk mengetahui masalah yang terjadi. Penambangan&#13;
yang dilakukan pada wilayah ini menggunakan dua alat tambang utama yaitu&#13;
kapal keruk dan kapal isap produksi.&#13;
Evaluasi penambangan pada kapal keruk dilakukan dengan cara melakukan&#13;
kegiatan sampling pada bucket kapal keruk saat melakukan penambangan. Sampel&#13;
yang didapat dari kegiatan sampling pada Kapal Keruk 19 Bangka 2 dilakukan&#13;
analisis ayak dan mikroskop.&#13;
Hasil dari kegiatan sampling yang dilakukan berupa T sampling. Sampling&#13;
dilakukan 4 kali dalam sebulan dengan hasilnya yaitu: T sampling pertama adalah&#13;
0,134 kg/m3, T sampling kedua adalah 0,231 kg/m3, T sampling ketiga adalah&#13;
0,255 kg/m3, T sampling keempat adalah 0,228 kg/m3. T sampling dapat&#13;
dibandingkan dengan data lubang bor pengaruh dan TDH, sehingga dapat&#13;
disimpulkan permasalahan apa yang terjadi dalam penggalian kapal keruk dan&#13;
dapat mengambil tindakan selanjutnya untuk meningkatkan Koefisien Hasil (KH).&#13;
Berdasarkan hasil dari evaluasi penambangan kapal keruk, maka dapat diketahui&#13;
daerah Rencana Kerja (RK) yang ekonomis untuk bulan selanjutnya dengan&#13;
panjang daerah rencana kerja 90 m, lebar daerah rencana kerja 80 m, dan tebal&#13;
penggalian yang direncanakan 27,5 m.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">TN Mining engineering. Metallurgy</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8601">2016-08</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas Negeri Padang;Teknik Pertambangan FT UNP</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>