<mods:mods xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" version="3.3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3"><mods:titleInfo><mods:title>Analisis Kinerja Keuangan Menggunakan Common &#13;
Size pada Perusahaan Farmasi Milik Negara dan&#13;
Perusahaan Farmasi Milik Swasta yang Tercatat di&#13;
BEI pada Periode 2019-2022</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Nuryah</mods:namePart><mods:namePart type="family">Syahda</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja keuangan dari perusahaan farmasi milik negara dan perusahaan farmasi milik swasta,mengetahui pengaruh pandemi terhadap perolehan laba dari perusahaan, dan untuk mengetahui perbedaan kondisi keuangan dari perusahaan farmasi milik negara dan perusahaan farmasi milik swasta yang mana perusahaan farmasi milik&#13;
negara diwakili oleh PT Kimia Farma, Tbk sedangkan perusahaan farmasi milik swasta diwakili oleh PT Kalbe Farma, Tbk.Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah data sekunder berupa dokumen laporan keuangan&#13;
perusahaan berupa neraca dan laporan laba rugi perusahaan. Analisis datanya adalah analisis common size, dimana analisis ini membantu pembaca dalam memperhatikan perubahan-perubahan yang terjadi pada keuangan perusahaan.              Dari hasil penelitian ini diketahui bahwa pada Neraca dan laporan Laba Rugi periode 2019-2022 pada PT Kimia Farma, Tbk sempat mengalami masalah dengan keuangannya sehingga membuat kemampuan perusahaan dalam membiayai aktivitasnya menurun. Sedangkan PT Kalbe Farma, Tbk dilihat dari&#13;
kondisi keuangannya, PT Kalbe Farma, Tbk memiliki keuangan yang lebih baik  sehingga perusahaannya mampu membiayai biaya operasi dari perusahaan. Selain itu, pada saat Pandemi Covid-19, perusahaan PT Kimia Farma, Tbk tidak banyak mengalami peningkatan penjualan dengan pengeluaran biaya yang besar, meski demikian perolehan laba meningkat sedikit dibandingkan sebelum Pandemi. Sedangkan pada PT Kalbe Farma, Tbk penjualan yang dilakukan oleh perusahaan lebih besar dibandingkan sebelum Pandemi. Meski penjualannya&#13;
meningkat, biaya yang harus dikeluarkan juga meningkat sehingga perolehan laba bersihnya pada masa Pandemi mengalami penurunan dibandingkan sebelum Pandemi. Sehingga pada laporan laba rugi kedua perusahaan diketahui bahwa&#13;
perusahaan PT Kalbe Farma, Tbk mendapatkan laba yang lebih besar di bandingkan PT Kimia Farma, Tbk dalam peningkatan persentasenya. Meski demikian, PT Kalbe Farma, Tbk memiliki pengeluaran yang lebih besar persentasenya daripada PT Kimia Farma, Tbk.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">HD28 Management. Industrial Management</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8601">2023-09-05</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas Negeri Padang;Manajemen Perdangan FEB UNP</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>