%D 2019 %T Analisis Kekuatan Tarik Bahan Komposit Polimer Berpenguat Serat Sabut Kelapa dan Serat Ijuk dengan Perlakuan Alkali (NaOH) %A Arwizet Arwizet %I Universitas Negeri Padang %L repounp42754 %X Material komposit serat alam menjadi salah satu pilihan karena memiliki beberapa kelebihan diataranya ringan, tidak beracun, tersedia banyak dan ramah lingkungan. Sabut kelapa dan ijuk dapat menjadi bahan baku alternatif sebagai penguat komposit pengganti serat sintetis. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui kekuatan tarik dan pengaruh alkalisasi komposit yang diperkuat serat sabut kelapa, serat ijuk dan kombinasi serat sabut kelapa dan ijuk, perlakuan alkali (NaOH) sebesar 5% variasi waktu perendaman 2 jam, 4 jam dan tanpa perlakuan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian eksperimen. Matriks yang digunakan dalam penelitian ini adalah resin polyester BQTN 157.Spesimen uji tarik dibuat mengacu pada standar ASTM D-638 . Komposit dibuat menggunakan metode hand lay-up. Pengujian dilakukan menggunakan mesin uji tarik Monsanto Tensometer Education Kit. Hasil penelitian pengujian tarik menunjukkan bahwa perlakuan alkali (NaOH) dapat meningkatkan kekuatan tarik komposit. Dapat dilihat pada komposit yang diperkuat serat ijuk memiliki tegangan tarik optimum terjadi pada perlakuan alkali (NaOH) 5% selama 2 jam yaitu sebesar 50,75 MPa, namun perlakuan alkali (NaOH) yang lama dapat menyebabkan kerusakan sehingga serat menjadi rapuh dan mudah putus, dapat dilihat pada komposit yang diperkuat serat kombinasi serat sabut kelapa dan ijuk yang memiliki tegangan tarik terkecil yaitu 36,74 MPa.